Erupsi Gunung Semeru, Bupati Lumajang Tetapkan Masa Darurat 2 Minggu

5 Desember 2022, 22:26:27 WIB

JawaPos.com–Dalam dua minggu ke depan, Pemerintah Kabupaten Lumajang menetapkan masa tanggap darurat erupsi Gunung Semeru. Masa tersebut terhitung sejak Minggu (4/12).

”Masa tanggap darurat bencana berlangsung hingga 14 hari ke depan, terhitung sejak terjadinya erupsi Semeru. SK juga sudah saya tanda tangani,” kata Bupati Lumajang Thoriqul Haq, Senin (5/12).

Masa tanggap darurat itu digunakan untuk penanganan para pengungsi. Dalam dua minggu ke depan, bupati bakal membuka akses jalur ke Kecamatan Pronojiwo. Itu juga sesuai dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang telah menetapkan status Gunung Semeru naik dari siaga (level III) menjadi awas (level IV).

”Jadi, fase untuk kita menangani seluruh fungsi dan tugas yang ada di pemda, berdasar SK yang saya keluarkan untuk tanggap darurat bencana,” ujar Thoriq.

Dalam masa tanggap darurat itu, Thoriq mengimbau seluruh warga, utamanya yang berada dalam zona merah untuk meninggalkan tempat tinggalnya. Mereka diminta langsung menuju ke posko pengungsian.

”Kami minta masyarakat ikuti arahan dan petunjuk petugas yang ada di lapangan, demi keselamatan dan keamanan bagi masyarakat,” tutur Thoriq.

Sebelumnya, sebanyak 2 desa di area Gunung Semeru masuk dalam kategori zona merah. Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati meminta warga untuk segera mengungsi.

Dua desa itu adalah Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo; dan Dusun Kajar Kuning, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro. Evakuasi dilakukan sejak Minggu (4/12) pagi.

”Kami peringatkan untuk segera meninggalkan tempat sementara, apabila masih ngeyel petugas kami terpaksa membantu untuk mengevakuasi,” ucap Indah.

Pemkab Lumajang pun telah menyiapkan beberapa titik pengungsian. Di antaranya di SD Supiturang 04, SMP 2 Pronojiwo, Balai Desa Oro Oro Ombo, dan Masjid Supiturang.

”Sementara itu, warga Kajar Kuning sebagian mengevakuasi diri ke Pos Pantau Gunung Sawur,” terang Indah.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Rafika Rachma Maulidini

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads