alexametrics

BPBD Catat 2.970 Rumah Terdampak Awan Panas Guguran Semeru

5 Desember 2021, 22:49:39 WIB

JawaPos.com–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mencatat data sementara sebanyak 2.970 rumah terdampak awan panas guguran Gunung Semeru.

”Hingga hari ini (5/12) pukul 17.00 WIB untuk kerusakan rumah tercatat sebanyak 2.970 rumah. Selain itu, 13 fasilitas umum berupa jembatan, sarana pendidikan, dan tempat ibadah juga mengalami kerusakan,” kata Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang Wawan Hadi Siswoyo seperti diansir dari Antara di Lumajang, Minggu (5/12) malam.

Menurut dia, bencana itu juga menyebabkan 14 orang meninggal dunia dan 69 mengalami luka-luka. Mereka mendapat perawatan di beberapa puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Lumajang.

Dia mengatakan, dampak materiil akibat awan panas guguran Gunung Semeru yakni jembatan Gladak Perak jalur utama arah Lumajang–Malang lewat selatan terputus total. Warga di dua kecamatan yakni Kecamatan Pronojiwo dan Tempursari terisolasi, karena tidak ada akses jalan lagi menuju Kota Lumajang.

”Akses jalan menuju lokasi pengungsi masih tertutup hujan yang disertai abu vulkanik Gunung Semeru yang masih cukup tebal,” ujar Wawan Hadi Siswoyo.

Ribuan warga di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo dan Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro mengungsi ke masjid, sekolah, dan kantor desa, serta titik-titik yang dianggap aman.

Di Kecamatan Pronojiwo tercatat jumlah pengungsi sebanyak 305 orang. Tersebar di SDN Supiturang 04, Masjid Baitul Jadid, SDN Oro Oro Ombo 3, SDN Oro Oro Ombo 2, Masjid Pemukiman Dusun Kampung Renteng, Balai Desa Oro Oro Ombo, Balai Desa Sumberurip, SDN Sumberurip. Sebagian warga mengamankan diri di rumah keluarganya di sekitar ketinggian Dusun Kampung Renteng dan Dusun Sumberbulus.

Di Kecamatan Candipuro jumlah pengungsi tercatat sebanyak 409 orang. Tersebar di Balai Desa Sumberwuluh, Balai Desa Penanggal, Balai Desa Sumbermujur, Dusun Kampung Renteng, dan Dusun Kajarkuning di Desa Sumberwuluh, dan di Kantor Camat Candipuro.

Di Kecamatan Pasirian juga terdapat pengungsi sebanyak 188 orang yang tersebar di Balai Desa Condro, Balai Desa Pasirian, Masjid Baiturahman, dan Masjid Nurul Huda.

”Dapur Umum sudah berdiri di Balai Desa Penanggal yang dikomando PMI dan di Balai Desa Sumberwuluh oleh Tagana Dinsos, di Kecamatan Pronojiwo (Oro Oro Ombo dan Supiturang),” terang Wawan Hadi Siswoyo.

Pada Minggu (5/12) pukul 10.09 WIB terekam getaran amplitudo maksimal 37 mm dan pada pukul 10.40 WIB terekam getaran amplitudo maksimal 20 mm pada seismograf Pos Pantau Gunung Semeru di Gunung Sawur.

”Kegiatan difokuskan evakuasi korban dan sub posko bantuan juga pengungsi. Pencarian dan evakuasi korban dampak awan panas guguran menggunakan alat berat/emulator di Kebondeli Selatan,” tutur Wawan Hadi Siswoyo.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads