alexametrics

Soal Pembantaian Pekerja di Papua, Sandi: Tuntaskan di Meja Hukum

5 Desember 2018, 04:11:00 WIB

JawaPos.com – Pembantaian 31 pekerja proyek Istaka Karya di Kali Yiqi-Kali Aurak, Distrik Yiqi, Papua Tengah, kemarin (3/12) mengundang perhatian banyak pihak. Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno pun melontarkan kecamannya.

Dia mengutuk aksi pembantaian  para pekerja yang justru tidak terkait dengan isu apapun. Padahal, lanjutnya, para pekerja membangun infrastruktur tersebut demi kesejahteraan masyarakat Papua.

“Kami sangat prihatin dengan kejadian itu. Kami ingin tindakan tegas dari pemerintah dan aparat siapa yang bertanggung jawab. Segera tuntaskan di meja hukum,” kata Sandiaga di Surabaya, Selasa (4/12).

Soal Pembantaian Pekerja di Papua, Sandi: Tuntaskan di Meja Hukum
infografis pembunuhan di papua (kokoh praba / jawapos.com)

Menurutnya, pemerintah belum memberikan perhatian sepenuhnya yang memberikan dampak positif bagi masyatakat Papua. Sandi mengganggap, hal itu adalah rasa keadilan yang seharusnya juga dirasakan masyarakat Papua.

Untuk itu, Sandi menyarankan agar semua pihak melihat lebih jeli apa yang menjadi akar permasalahan sehingga pembantaian tersebut terjadi. Sehingga, Papua dapat menjadi satu wilayah yang maju dengan penduduk yang damai.

“Karena pembangunan di Papua oleh pemerintah sekarang sudah luar biasa. Tapi masih ada kejadian seperti ini. Menurut saya, ada akar permasalah yang perlu kita cari,” kata Sandiaga.

Ditanya soal referendum Papua, Sandiaga enggan berkomentar. Dia menganggap, tidak tepat jika membicarakan hal semacam itu saat ada aksi keji yang menimpa warga tak bersalah.

Untuk itu, dia menyatakan sikapnya yang memandang Papua adalah bagian dari Indonesia. Bagian dari keberagaman Indonesia.

“Kita sekarang berduka. Karena, banyak sekali korban. Jadi, keadilan harus kita hadirkan di Papua. Ungkap secara tuntas atas pembantaian tersebut. Pastikan siapapun yang bertanggung jawab dibawa ke ranah hukum,” tegasnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (HDR/JPC)



Close Ads
Soal Pembantaian Pekerja di Papua, Sandi: Tuntaskan di Meja Hukum