alexametrics

Pemuda Ini Tewas Dianiaya Usai Bersenggolan Motor

5 Desember 2017, 07:05:46 WIB

JawaPos.com – Seorang warga Jalan Elang, Clay Andreas Numberi (20), Minggu (3/12) dini hari, menjadi korban penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam (sajam), yang mengakibatkan korban meninggal dunia, meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika guna mendapatkan perawatan medis.

Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru, Ipda Lexy Mediyanto yang ditemui Radar Timika (Jawa Pos Group), Senin (4/12) siang di ruang kerjanya menjelaskan kronologis kejadian kasus tersebut.

Kejadian berawal saat salah satu saksi yang diketahui berinisial PW, bertemu korban bersama sepeda motor yang dikendarainya di Jalan Ahmad Yani pada pukul 04.30 dini hari. Kemudian korban bercerita kepada saksi, bahwa sepeda motor yang dikendarainya, ditabrak oleh satu unit sepeda motor dari arah bagian belakang.

“Saksi dan korban sempat ketemu, kemudian korban cerita ke saksi bahwa motornya ditabrak dari belakang. Dan yang diduga menabrak itu, melarikan diri ke arah Jalan Elang sekitar Masjid Al Furqan. Sehingga korban minta tolong kepada saksi untuk, sama-sama mengejar pelaku yang menabraknya itu,”cerita Lexy.

Kemudian kata Lexy, saat korban dan saksi tiba di Jalan Elang tepatnya di jalan masuk samping Masjid Al Furqan, saksi melihat korban mendatangi orang yang diduga telah menabraknya itu.

“Menurut keterangan dari saksi bahwa dia melihat antara korban dan orang yang diduga menabrak korban itu terjadi pertengkaran, dan pelaku mengejar korban dari samping Masjid Al Furqan sampai ke arah Jalan Elang. Saksi yang pada saat itu berlari ke arah Jalan Ahmad Yani, sehingga dia terpisah dengan korban. Jadi saksi juga tidak tahu apa yang terjadi dengan korban selanjutnya,”jelas Lexy.

Sementara untuk saksi pelapor yang diketahui berisial PT, Lexy menjelaskan bahwa PT menemukan korban saat sudah tergeletak di pinggir jalan. Sehingga melihat kejadian tersebut, PT yang merupakan saksi pelapor dalam kasus tersebut langsung melaporkan kejadian itu ke kantor Polsek Miru.

“Saat kita terima laporan, kita langsung respon ke TKP dan mendapati korban dalam posisi tergeletak di pinggir jalan, dengan luka pada bagian rusuk sebelah kanan. Dan luka pada bagian belakang sebelah kanan yang memang diduga luka tusukan benda tajam. Kita kemudian membawa korban ke RSUD untuk mendapatkan perawatan medis,”kata Lexy.

Lexy mengatakan saat korban berada di RSUD Mimika, pihak kepolisian sempat mengalami kesulitian lantaran korban saat itu tidak mengantongi satupun identitas diri.

“Kita sempat kesulitan, dan Hari Minggu sore baru kita bisa temukan keluarga korban, yang memang ternyata korban ini tinggalnya juga di Jalan Elang itu. Dan setelah sempat menjalani perawatan medis di RSUD Mimika, korban akhirnya meninggal,”sambungnya.

Jenazah korban menurut Lexy telah diterbangkan pulang ke Jayapura pada Senin kemarin. Sementara untuk pelaku sendiri, masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

“Kita baru mintai keterangan dari dua saksi, dan untuk pelakunya masih lidik. Karena belum bisa kita pastikan apakah yang tikam korban itu, orang yang diduga menabrak korban sebelumnya yang berujung pada saling kejar. Karena tidak ada saksi yang melihat langsung kejadian itu, jadi masih terus kita dalami,”tukasnya.

Editor : admin

Reporter : (sad/jpg/JPC)

Saksikan video menarik berikut ini:

Pemuda Ini Tewas Dianiaya Usai Bersenggolan Motor