alexametrics

Perahu Dihantam Ombak, Nelayan Gunungkidul Belum Ditemukan

5 November 2017, 15:50:46 WIB

JawaPos.com – Petugas gabungan masih melakukan pencarian korban kecelakaan perahu nelayan di Pantai Watu Kodok yang terjadi pada Sabtu (4/11) kemarin. Satu nelayan bernama Gatot, hingga kini belum diketahui keberadaannya. Petugas sendiri kesulitan melakukan pencarian karena medan pantai yang banyak palungnya.

Koordinator Tim Search and Rescue (SAR) Wilayah II Gunungkidul, Marjono mengatakan, cuaca maupun ombak tak seperti hari pertama pencarian. “Hari ini tidak ada kendala, hanya banyak palung lautnya. Kemungkinan besar (korban) terhanyut di sana,” kata Marjono kepada Jawapos.com, Minggu (5/11).

Perahu korban bersama tiga rekannya, Juwarno (40), Sigit Wahyudi (17), Rio Setiadi (17), terhantam ombak saat sedang mencari gurita. Tiga nelayan berhasil menyelamatkan diri, sementara Gatot tak tertolong. “Pencarian dari petugas gabungan SAR difokuskan di Pantai Drini (sebelah Timur Pantai Watu Kodok),” ujarnya.

Pencarian korban dilakukan oleh 40 petugas dengan menggunakan perahu dan jet sky. Beberapa petugas lainnya juga melakukan penyisiran di tepi pantai.

Marjono menyayangkan peristiwa ini, karena sudah berulang kali nelayan yang merupakan warga setempat diingatkan agar setiap melaut memakai jaket pelampung. Apalagi saat musim panen gurita dan lobster yang biasanya dari November hingga Februari. “Selama lima bulan itu, banyak nelayan melaut. Karena hasilnya lumayan,” tuturnya.

Anggota Tim SAR Pantai Baron, Erwin Erfianto menambahkan, kasus kecelakaan laut yang terjadi pada pukul 08.00 WIB itu karena nelayan tidak tahu medannya. Perahu nelayan terlalu berada di tepi tebing dan tak mampu menahan ombak besar. “Jadi itu berada di tepi tebing kecelakaannya. Tidak hafal medan,” imbuh Erwin.

Editor : admin

Reporter : (dho/JPC)



Close Ads
Perahu Dihantam Ombak, Nelayan Gunungkidul Belum Ditemukan