JawaPos Radar

Siswa SD di Batam Pentaskan Drama Gempa Lombok

05/09/2018, 16:47 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Gempa Lombok
#CintaUntukLombok yang dilaksanak di Pantai Setokok. (Dok. Komunitas Kawan Laut)
Share this

JawaPos.com - Bencana gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), menimbulkan simpati masyarakat secara nasional. Penggalangan bantuan hampir dilakukan di seluruh daerah. Baik berupa uang, sandang, pangan, dan kelengkapan lain yang menjadi kebutuhan korban gempa.

Di Batam, kepedulian terhadap korban gempa Lombok masih terlihat sampai sekarang. Bahkan gerakan peduli Lombok sampai menjalar ke wilayah pesisir yang notabene adalah masyarakat biasa. Meski tidak memiliki kemampuan finansial berlebih, hadirnya kegiatan yang dinamai #CintaUntukLombok memperlihatkan bahwa semua elemen masyarakat berduka untuk Lombok dan daerah yang terdampak gempa.

#CintaUntukLombok sendiri adalah kegiatan seni yang berisi drama tentang bencana gempa yang merusak puluhan ribu rumah warga. Kegiatan diselingi dengan pembacaan puisi yang disertai dengan visualisasi bagaimana beratnya perjuangan masyarakat Lombok saat ini.

Gerakan #CintaUntukLombok diinisiasi Komunitas Kawan Laut dan Komunitas Teraju, Tiban, Batam. Kegiatan akan dilaksanakan pada Minggu (9/9) mendatang. Acara melibatkan siwa SDN 007 Bulang.

"Nanti yang menampilkan drama itu dari anak-anak sekolah, baru komunitas Teraju yang akan menampilkan puisi. Ini bentuk empati kami untuk masyarakat Lombok," kata Ketua Komunitas Kawan Laut Toni ketika dihubungi, Rabu (5/9).

Toni menyampaikan, kegiatan nantinya sekaligus mengajak masyarakat dan wisatawan untuk memberikan bantuan. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilakukan di Pantai Setokok pada Minggu (2/9) lalu. Kala itu respons masyarakat dan pengunjung pantai cukup baik dengan kontribusi bantuan yang mereka berikan.

Meski belum bisa memastikan jumlah bantuan yang terkumpul, Toni menjelaskan bahwa pihaknya masih membuka peluang bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan. "Kita terus kumpulkan. Semoga bisa membantu kembali berdirinya fasilitas pendidikan di Lombok," harap Toni.

(bbi/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up