JawaPos Radar

Layanan Satu Pintu Akan Mudahkan Masyarakat Sumut Peroleh Listrik

05/09/2018, 21:11 WIB | Editor: Budi Warsito
Layanan Satu Pintu Akan Mudahkan Masyarakat Sumut Peroleh Listrik
: PLN Sumut launching LSP yang memangkas birokrasi panjang pengurusan SLO, biaya pasang baru dan jaminan pembayaran. (Prayugo Utomo/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - PT PLN (Persero) wilayah Sumatera Utara (Sumut) terus memberikan kemudahan bagi pelanggannya dan meningkatkan pelayanannya. Untuk itu, PLN Sumut meluncurkan Layanan Satu Pintu (LSP) Rabu (5/9).

LSP ini, sebelumnya sudah diberlakukan di PLN Surabaya dan beberapa daerah lainnya. Dan kini, giliran masyarakat di Provinsi Sumut yang menikmati kemudahan yang diberikan PLN.

Manajer Bidang Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN Wilayah Sumut, Rhino Gumpar Hutasoit menjelaskan, LSP memotong birokrasi panjang pembayaran dalam prosedur PLN.

"Kalau sebelumnya bayar biaya sambungan sendiri, bayar jaminan layanan sendiri, terus Sertifikat Laik Operasi (SLO) sendiri juga bayarnya. Kalau sekarang, bisa bayarnya sekaligus ke PLN," katanya disela launching LSP di Aula Astakona, PLN Wilayah Sumut, Jalan KL Yos Sudarso,Rabu (5/9).

Untuk pembayarannya pun sudah bisa dilakukan secara online. Bisa melalui bank, mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan lainnya. "Tidak ada lagi transaksi yang dilakukan di PLN," katanya.

Pun begitu, PLN juga memberikan pengecualian kepada daerah terpencil yang belum memiliki koneksi internet. Pembayaran bisa dilakukan di kantor PLN yang ada di daerahnya.

"Kalau di PLN pasti ada internetnya. Jadi kita akan kita bantu prosesnya," katanya.

Selama ini, LSP memang sudah diberlakukan. Tapi hanya untuk pelanggan tegangan menengah dari 100-200 KvA. Khususnya untuk industri dan bisnis. Kini PLN memperluas jangkauannya hingga ke tegangan rendah (TR) mulai dari 0-200 KvA.

LSP memang sengaja dilaunching sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan. Peluncurannya pun dilakukan berdekatan dengan Hari Pelanggan Nasional, Selasa (4/9).

Layanan ini, disediakan oleh PLN yang bekerja sama dengan Pemerintah dan Lembaga Inspeksi Teknik-Tegangan Rendah (LIT-TR). "Prosedurnya praktis dan tidak rumit. Jaminan waktu pelayanan dengan SLA dan keringanan biaya melalui sarana cicilan," tandasnya.

LSP juga akan diimplementasikan di Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.LSP sebagai bentuk reformasi pelayanan mampu membawa rapor Getting Electricity (GE) Indonesia naik ke peringkat 38, dari yang sebelumnya 49.

"Ini adalah reformasi pelayanan yang sangat baik, dimana mendapatkan listrik di Indonesia semakin mudah. Berbisnis pun semakin mudah. Di sinilah PLN hadir untuk kesuksesan pelanggan, karena kesuksesan mereka adalah kesuksesan kami," ujar General Manager PT PLN Wilayah Sumut, Feby Joko Priharto.

Getting Electricity (GE) adalah 1 dari 10 indikator yang menjadi penilaian dalam EoDB (Ease of Doing Business) yang dicanangkan World Bank untuk mengukur tingkat kemudahan berbinis dari 190 negara di dunia. 4 kriteria Penilaian GE adalah prosedur, waktu, biaya dan keandalan pasokan serta transparansi.

(pra/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up