alexametrics

Kuasa Hukum Asyik Tuntut Dana Kelebihan Rindu, Kang Emil Tak Pusing

5 September 2018, 05:00:04 WIB

JawaPos.com – Perhelatan Pilgub Jawa Barat telah terlaksana, namun masih menyisakan beberapa masalah. Kini pasangan calon Gubernur Jawa Barat terpilih Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum dituntut tim kuasa hukum paslon Sudrajat-Akhmad Syaikhu (Asyik) soal dugaan adanya aliran dana ilegal yang masuk pada Rindu.

Namun Gubernur Jabar terpilih, Ridwan Kamil, enggan mengambil pusing akan tuntutan tersebut. Pasalnya, pihaknya sudah terbuka bahkan sudah memberikan ruang kolaborasi.

“Saya imbau kepada tim Asyik ini teh mau manjang, kayak gitu? Padahal saya sudah legawa memberikan ruang-ruang kolaborasi. Kalau masih bawa-bawa aspek hukum silakan saja, rakyat yang akan menilai. Teknis itu juga ada di KPU. Jadi gugatannya itu bukan ke saya, tapi ke KPU,” kata Ridwan Kamil di Bandung, Selasa (4/9).

Terkait masalah adanya keterlambatan penyerahan dana kampanye sumbangan Rindu, bukanlah kesalahan pihaknya. Pasalnya, penyerahan dana terlambat karena proses administrasi dari KPU Jabar yang juga mengalami keterlambatan.

“Kalau dari kami sudah jelas, ada kelebihan dana kampanye dikembalikan. Masalah dihitung telat dua hari, KPU-nya juga administrasinya telat. Kalau dari KPU on time kami juga on time,” ungkapnya.

Diketahui, sebelumnya tim kuasa hukum Asyik menuntut pasangan terpilih, bahkan meminta untuk membatalkan pelantikan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar terpilih. Sebab, aliran dana kampanye tersebut terlambat diserahkan dengan selisih dua hari yakni 9 Juli 2018 yang seharusnya pada 7 Juli 2018.

Editor : Fersita Felicia Facette

Reporter : (ce1/ona/JPC)


Close Ads
Kuasa Hukum Asyik Tuntut Dana Kelebihan Rindu, Kang Emil Tak Pusing