Ini Program 100 Hari Pertama Nurdin Abdullah-Andi Sudirman di Sulsel

05/09/2018, 17:09 WIB | Editor: Dida Tenola
Nurdin Abdullah usai dilantik Presiden Joko Widodo (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com- Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah - Andi Sudirman Sulaiman resmi dilantik Presiden Joko Widodo, Rabu (5/9). Pelantikan itu sekaligus menandai era baru Sulsel selama lima tahun kedepan. Mereka menyiapkan program 100 hari pertama.

Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman akan fokus membenahi birokrasi serta pelayanan publik di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel. Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman juga telah berbagi tugas. Sang wakil akan banyak berperan mengurus pemerintahan. Sedangkan Nurdin Abdullah akan banyak mengurus rakyat, mengurus Kabupaten dan Kota bersama-sama dengan para Bupati dan Wali Kota.

"Seratus hari ke depan kami akan fokus pada pembenahan sektor pelayanan publik seperti perizinan. Bagaimana birokrat-birokrat ini kami ubah menjadi birokrasi yang melayani, yang memberikan kepastian kepada dunia usaha dan semua dilakukan secara transparan," ujarnya, melalui keterangan resmi yang diterima JawaPos.com, Rabu (5/9). 

Nurdin Abdullah mengaku memahami betul jika program unggulan yang dijanjikan bersama pasangannya akan berjalan maksimal apabila ditopang oleh birokrasi yang melayani, berintegritas, bermoral, dan bisa seirama. Menurutnya, pelayanan yang disajikan oleh pemerintah harus didukung oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal.

Dia berharap, pemprov kedepannya harus betul-betul dibackup oleh SDM unggul dan mumpuni. "Program kami adalah melakukan assessment untuk mengetahui sejauh mana SDM yang kita miliki di Sulawesi Selatan," jelasnya.

Jika birokrasi bagus, lanjut Nurdin Abdullah, program utama akan lebih mudah direalisasikan. Sebab pemerintah harus hadir untuk menyelesaikan infrastruktur dan membangun konektivitas. Hanya dengan infrastruktur yang bagus, pertumbuhan ekonomi Sulsel akan jauh lebih maju serta merata. "Ini harus kami benahi, supaya gini rasio kita menjadi kecil dan saya optimistis bisa menghadirkan pemerintah yang bersih, berintegritas, dan jadikan birokrat yang melayani, Insya Allah orang akan berbondong-bondong masuk ke Sulawesi Selatan," tuturnya.  

Selain itu Nurdin Abdullah-Andi Sudirman juga akan fokus untuk memuluskan seluruh jalan provisi, termasuk memperlebar yang sempit seperti ruas Kabupaten Gowa hingga Kabupaten Sinjai. Membangun konektivitas itu sekaligus satu paket dengan pembenahan bandara perintis seperti, bandara Bua di Luwu dan bandara Seko di Luwu Utara. "Salah satu pekerjaan utama kami adalah menyelesaikan pekerjaan terisolir, daerah tertinggal, itukan masih banyak," tegasnya.

(rul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi