Belum Kembalikan Aset Kemenpora, Mahfud MD: Roy Suryo Bisa Dipidana

05/09/2018, 15:20 WIB | Editor: Dida Tenola
Mahfud MD (kiri) saat menghadiri dialog kebangsaan di Universitas Islam Indonesia (UII) Jogjakarta (Ridho Hidayat/ JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD ikut angkat bicara soal polemik mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo. Mahfud menilai jika memang 3.226 barang milik negara (BMN) tidak dikembalikan, Roy Suryo bisa dipidana.

Menurut Mahfud, bila memang semua barang itu adalah aset negara, Roy Suyo harus bertanggung jawab mengembalikannya. Pengembaliannya ada berbagai cara, yaitu bisa secara sukarela maupun langsung disita oleh negara. "Cara mengambilnya itu bisa dengan negara mengirim surat, mengembalikan secara sukarela. Kemudian dirampas oleh negara dan bisa dipidanakan penggelapan atau pencurian," kata Mahfud di sela dialog kebangsaan di Universitas Islam Indonesia (UII) Jogjakarta, pada Rabu (5/9).

Sejauh ini, Mahfud memang tidak terlalu detail mengetahui kasus yang menimpa Roy Suryo tersebut. Namun, jika memang benar Roy Suryo masih menyimpan BMN, Mahfud meminta negara bisa bersikap tegas.

Bahkan jika perlu, lanjut Mahfud, negara bisa mengambil barang-barang tersebut secara paksa. "Saya tidak tahu kasusnya, tapi saya kira harus dijelaskan. Negara harus tegas, kalau milik negara harus dikembalikan ke negara. Diambil paksa saja," tambah Mahfud.

Seperti diketahui, Kemenpora mengirimkan surat kepada Roy Suryo. Mantan Menpora era pemerintahan SBY itu disebut belum mengembalikan ribuan barang selama dirinya menjabat.

Dalam surat bernomor 513/SET.BIII/V/2018 tanggal 1 Mei 2018 itu disebutkan ada 3.226 unit barang yang belum dikembalikan oleh Roy Suryo. Namun tidak ada penjelasan secara rinci, apa saja barang milik negara yang belum dikembalikan oleh politikus Partai Demokrat itu.

(dho/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi