OK OCE Mart Mulai Bangkrut

Anies Tetap Setia Kembangkan Program Peninggalan Sandiaga

05/09/2018, 06:30 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Salah satu gerai minimarket yang digagas oleh mantan Wagub DKI Sandiaga Uno di bilangan Kemayoran, Jakarta Pusat. (Issak Ramadhani/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Meski telah ditinggal oleh wakilnya yang maju menjadi calon wakil presiden (cawapres), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tetap akan meneruskan program andalan Sandiaga Uno yakni OK OCE. Padahal kini pengembangan program berbasis ekonomi rakyat ini sedang terseok-seok.

Terlihat dari salah satu OK OCE Mart yang terletak di Kalibata, Jakarta Selatan kini bangkrut karena tak mampu membayar sewa toko. Namun menurut Anies, tutupnya OK OCE Mart tersebut menjadi hal yang wajar. Terutama untuk dunia bisnis yang mengenal istilah untung dan rugi.

"Usaha online juga banyak yang tutup, banyak yang buka, ya usaha-usaha itu pasti mengikuti maunya bisnis," kata Anies di Hotel Aryaduta Tugu Tani, Jakarta Pusat, Selasa (4/9).

Namun, Anies mengaku tidak akan tinggal diam. Setelah berkordinasi dengan Inisiator Ok Oce, Coach Faran dirinya akan optimis tetap menjalankan program ini. Sebab, Anies beralasan OK OCE merupakan gerakan masyarakat.

Infografis OK OCE (Kokoh Praba/JawaPos.com)

OK OCE Mart Mulai Bangkrut

Setelah ditinggal Sandiaga Uno jadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) periode 2019-2022 salah satu OK OCE Mart yang berada di Jalan Warung Jati Barat, Kalibata, Jakarta Selatan bangkrut. Namun Ketua Perkumpulan Gerakan OK OCE (PGO) Faransyah Jaya membantah hal itu saling berkaitan.

"Bukan karena itu (ditinggal Sandiaga), ini kan namanya usaha mungkin lokasinya yang tidak menguntungkan jadi dia bisa pindah lokasi," kata Faran, Selasa (4/9).

Alasan utama OK OCE Mart di Kalibata bangkrut karena pengelola tidak sanggup membayar sewa toko yang cukup tinggi. Dari lima OK OCE Mart hanya satu yang kiosnya menyewa. Sementara empat lainnya merupakan milik pribadi.

"OK OCE Mart di Jakarta ada lima. Tapi hanya yang di Kalibata saja yang menyewa, lainnya milik pribadi," ujar dia.

OK OCE Mart Kalibata tutup sejak Sabtu (1/9) lalu. (Yesika/JawaPos.com)

Menurut pria yang akrab disapa Coach Faran ini, pemasukan dari penjualan tidak mencukupi untuk membayar sewa. Sehingga pengelola memilih untuk menutup toko. Sementara empat OK OCE Mart lainnya tetap beroperasi seperti biasa.

Seperti diketahui, toko OK OCE Mart di Jalan Warung Jati Barat, Kalibata, Jakarta Selatan tampak lengang dan terkunci. Tak tampak karyawan yang biasa menjaga geria bernuansa oranye itu. Kabarnya, mini mart tersebut tutup sejak Sabtu (1/9).

Pantauan JawaPos.com di lokasi, Minggu (2/9), toko yang bernuansa oranye itu terlihat berantakan. Terlihat sebagian persediaan barang dagangan OK OCE Mart yang masih tersisa di rak etalase. Mulai dari makanan, peralatan rumah tangga, hingga obat-obatan.

Kondisi gerai OK OCE Mart itu cukup memprihatinkan, lantai bagian dalam dan luar terlihat berdebu dan banyak sampah dedaunan kering. Ada sebuah toilet yang nampak tidak terawat serta kran air yang masih menetes.

Pembeli keluar dari OK OCE Mart usai berbelanja. (Issak Ramadhani/ JawaPos.com)

OK OCE Tinggal Kenangan

Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Bestari Barus menilai program andalan Pemprov DKI Jakarta, yakni OK OCE saat ini tidak berjalan dengan mulus. Kegagalan program pembinaan UMKM kebanggaan Sandi itu terbukti dengan gulung tikarnya gerai OK OCE Mart di Kalibata, Jakarta Selatan.

"Kalau dikatakan Pak Sandi pernah berkomentar ekonomi sedang lesu, itu juga sepertinya kurang tepat. Karena kalau memang lesu banget, harusnya Alfamart dan Indomaret itu tutup, seperti OK OCE Mart itu," kata Bestari kepada JPNN.com (Jawa Pos Group).

Di samping itu, Bestari juga mengkhawatirkan program OK OCE tidak akan berjalan mengingat Sandi sudah berpaling dari Pemprov DKI. Dia juga menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak akan mampu melanjutkan program tersebut.

"Kekhawatiran ini banyak disampaikan pula oleh teman-teman bahwa dengan tidak adanya Pak Sandi, sepertinya OK OCE akan tinggal kenangan saja," pungkas Bestari.

(dna/bin/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi