alexametrics

RS Rujukan Covid-19 di Kalsel Kembali Diaktifkan

5 Agustus 2022, 19:32:21 WIB

JawaPos.com–Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan, rumah sakit rujukan penanganan pasien Covid-19 kembali diaktifkan. Itu dilakukan karena makin naiknya kasus penularan Covid-19.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Diauddin, sebagian warga yang terpapar Covid-19 harus dirawat di RS. Sehingga, pihaknya mengaktifkan lagi RS rujukan pasien Covid-19.

”Warga Kalsel yang terpapar Covid-19 harus dirawat di RS memang tidak banyak, namun perlu ruangan khusus sebagaimana pada pelayanan kesehatan sebelumnya. Paling 10 persen ini tergunakan tempat tidur pasien Covid-19 di beberapa RS rujukan, moga jangan sampai banyak lagi,” ucap Diauddin.

Salah satunya, lanjut dia, RS Ratu Zulaikha di Kabupaten Banjar. Salah  satu blok ruangan rumah sakit yang dulu dikhususkan pasien Covid-19 kembali diaktifkan.

”Kemarin kan sempat sangat melandai kasus Covid-19, jadi ruangan itu kembali diaktifkan untuk pasien umum, karena kasus Covid-19 kembali naik di daerah itu, diaktifkan lagi untuk pasien Covid-19,” papar Diauddin.

Sebagaimana data Dinkes Kalsel hingga Kamis (4/8), pasien Covid-19 di Kalsel sebanyak 982 orang di 13 kabupaten/kota. Pasien Covid-19 terbanyak dari Kota Banjarmasin 560 pasien.

RS rujukan Covid-19 di Kota Banjarmasin ada beberapa, di antaranya RSUD Ulin Banjarmasin, RSUD Anshari Saleh, dan RSUD Sultan Suriansyah.

Selanjutnya pasien Covid-19 terbanyak kedua berasal dari Kabupaten Banjar sebanyak 122 orang, ketiga berasal dari Kota Banjarbaru sebanyak 114 orang. Untuk kasus Covid-19 di Kalsel yang meliputi 13 kabupaten/kota selama pandemi sebanyak 86.018 kasus. Sementara itu yang sembuh total 82.482 orang dan meninggal dunia 2.553 orang.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini: