alexametrics
Hitung Manual C1 PKS

Menang Hasil Real Count PKS, Begini Reaksi Mengejutkan Ridwan Kamil

5 Juli 2018, 17:49:50 WIB

JawaPos.com – Pasangan calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil – Uu Ruzhanul Ulum menang dalam hitung manual C1 versi DPW PKS Jawa Barat. Dengan hasil yang tidak jauh berbeda dengan hitung cepat atau quick count beberapa lembaga survei, sangat disambut baik.

Ridwan Kamil mengatakan perhitungan manual C1 yang sudah mencapai 100 persen di seluruh jabar yang hasilnya tidak jauh berbeda dengan quick coung lembaga-lembaga survei. “Artinya quick count itu ilmiah dan tradisi akademik saat Pilkada. Kenapa ilmiah karena menghitung suara yang sudah dilakukan (ada),” kata Ridwan Kamil di Balai Kota Bandung, Kamis (5/7).

Walaupun kemenangan sudah di depan mata, Wali Kota Bandung yang kerap disapa Kang Emil tetap bersabar menunggu pengumuman resmi dari KPU Jabar pada Senin (9/7). “Saya menunggu pengumuman secara resmi di KPU Jabar tapi saya yakin pasangan Rindu tetap menang,” ujarnya.

Perihal adanya perbedaan presentase dalam penghitungan manual di KPU Jabar, Rindu optimis menang. Pasalnya, kata Kang Emil yang membedakan hanya presensase angka detialnya saja.

Kang Emil pun mengimbau keapda seluruh pendukung Rindu baik tim pemenagan, relawan atau masyarakat untuk tidak melakukan eforia yang berlebihan. Karena dikhawatirkan akan mengganggu pendukung pasangan dalam kontestasi Pilkada Jabar 2018.

“Saya sudah sampaikan kepada pendukung Rindu untuk tidak mempertontonkan rasa gembira yang berlebihan yang mungkin kurang nyaman dilihat oleh pendukung paslon lain,” tandasnya.

Sebelumya, DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Barat menyebut hasil real count internal Pilgub Jabar 2018 di luar dugaan. Pasalnya, dari survei yang dilakukan sejumlah lembaga pemeringkat, pasangan nomor urut 3, Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) diprediksi menghasilkan perolehan suara yang rendah.

Ketua DPW PKS Jabar, Nur Supriyanto menilai, isu #2019GantiPresiden cukup memengaruhi para pemilih pada Pilgub Jabar 2018. Sehingga pada satu bulan terakhir menjelang pencoblosan suara Asyik bisa melesat. “Ini di luar dugaan karena yang sebelumnya pasangan Asyik diprediksi perolehannya rendah, mendapat perolehan yang cukup luar biasa,” kata Supriyanto di Sekretariat DPW PKS Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Bandung, Rabu (4/7), dilansir RMOl Jabar (Jawa Pos Group).

Menurutnya, hampir semua pengamat menyebut peningkatan suara Asyik dikarenakan isu #2019GantiPresiden cukup efektif. Akan tetapi, dikarenakan 27 Juni sudah ditetapkan waktu pencoblosan, ia merasa sosialiasi isu tersebut belum maksimal.

“Coba kalau waktunya lebih panjang lagi, tentu juga mudah-mudahan kita bisa melebihi. Isu ini sangat populer sehingga kita berharap dan optimis bahwa ini sangat berpengaruh,” ujar Supriyanto.

Dia menjelaskan, rilis real count internal ini bukan berarti PKS sudah mengakui hasil pemenang Pilgub Jabar. Pihaknya masih menunggu pengumuman resmi dari KPU Jabar. “Ini saya hanya menyampaikan tentang pertanggungjawaban publik. Tentu faktor yang menyatakan menang itu yang berwenang adalah KPU Jabar, kita hormati,” tegas Supriyanto.

Perlu diketahui, berdasarkan hasil real count PKS, paslon Rindu memperoleh 7.175.804 suara atau 32,9 persen, sementara paslon Asyik berada di bawahnya dengan 6.302.254 suara (28,9 persen). Sedangkan dua paslon lainnya, yakni Deddy Mizwar – Dedi Mulyadi (2D) meraih 5.610.051 suara (25,7 persen) dan paslon Tubagus Hasanuddin – Anton Charliyan (Hasanah) meraup 2.754.631 suara (12,6 persen).

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : (ona/JPC)



Close Ads
Menang Hasil Real Count PKS, Begini Reaksi Mengejutkan Ridwan Kamil