JawaPos Radar

Membaca Hubungan Pakde Karwo dan Gus Ipul Setelah Pilkada

05/07/2018, 16:56 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Membaca Hubungan Pakde Karwo dan Gus Ipul Setelah Pilkada
Pakde Karwo dan Gus Ipul bersalaman (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Kekalahan Saifullah Yusuf atau Gus Ipul di Pilgub Jatim 2018 diyakini berdampak pada hubungannya dengan Gubernur Jatim Soekarwo. Hal itu dikatakan pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim Abdussalam

Alasannya, posisi Gus Ipul yang masih menyandang status wakil Gubernur Jatim hampir 10 tahun, itu tidak mendapatkan support penuh dari Soekarwo.

Seperti diketahui, posisi Soekarwo yang juga ketua DPD partai Demokrat Jawa Timur lebih mendukung pasangan Khofifah Indar Parawansa - Emil Elestianto Dardak. Sebab, partai berlambang bintang mercy itu tercatat sebagai partai pengusung paslon nomor urut 1 itu.

"Tentu sedikit menimbulkan keretakan hubungan keduanya, namanya kekecewaan itu manusiawi, sehingga bisa dipahami," kata Surokim kepada JawaPos.com, Kamis, (5/7).

Surokim khawatir, jika keretakan hubungan Gus Ipul dengan Pakde Karwo, sapaan lekat Soekarwo itu tidak segera dinetralisir bisa berdampak pada kinerja pemerintahan di Jatim. Apalagi, masa jabatan keduanya itu masih cukup panjang yakni awal tahun depan.

Bahkan, Surokim meyakini, jika Gus Ipul terus mengambil posisi bersebrangan dengan Pakde Karwo akan mendapatkan banyak kerugian.

"Tidak ada manfaatnya juga Gus Ipul mengambil posisi bersebrangan yang terlalu ekstrim kepada Pakde Karwo. Saya kira tidak baik juga Gus Ipul mengambil posisi yang terlalu ekstrim," imbuh peneliti Surabaya Survey Center (SSC) ini.

Selain itu, Dekan Fisip UTM ini juga menilai, setelah kekalahan Gus Ipul di Pilkada Jatim tahun ini bukan berarti karir politik Gus Ipul habis. Ia meyakini, jika Gus Ipul bisa menerima dengan legowo dan bisa bersikap elegan kepada Pakde Karwo, maka Gus Ipul akan mendapatkan banyak simpati dari masyarakat.

"Gus Ipul juga masih punya masa depan dalam karir politik apakah mau terjun di legislatif atau di kementerian saya pikir beliau punya modal. Seandainya Gus Ipul tidak nesu dengan kekalahan dan mau belajar elegan kepada Pakde Karwo, saya rasa banyak masyarakat yang memberikan respon positif. Justru itu akan menunjukkan kenegarawanan Gus Ipul," pungkasnya.

(mkd/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up