alexametrics
Aktivitas Pendaratan Pesawat Meningkat

Landasan Pacu APT Pranoto Terkikis

5 Juni 2019, 05:10:37 WIB

JawaPos.com – Bandara APT Pranoto terus mendapat sorotan. Setelah penerangan darurat berupa lampu Precision Approach Path Indicator (PAPI) terpasang, kali ini landasan pacu (runway) butuh pelapisan pada lintasan.

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Agus Suwandi menuturkan, berdasarkan laporan dari Dinas Perhubungan (Dishub), terjadi pengikisan pada runway bandara. Hal itu dikarenakan meningkatnya frekuensi pesawat yang mendarat.

Menurutnya, dewan bisa saja menganggarkan untuk kebutuhan itu. “Tapi, berapa besaran anggaran kami belum tahu, karena belum dapat laporan dari Dishub (kebutuhan anggarannya),” tuturnya dikutip dari Samarinda Pos (Jawa Pos Group), Rabu (5/6).

Selain runway, fasilitas lain yang disorot adalah terminal bandara. Menurutnya terminal juga butuh pembenahan dan perbaikan demi kenyamanan penumpang.

Terlebih saat ini mulai memasuki puncak arus mudik. Politikus Gerindra ini menambahkan, Bandara APT Pranoto sendiri sudah cukup siap untuk menampung arus atau lonjakan pemudik.

“Semua sudah siap untuk arus mudik. bandara juga mulai tanggal 1 Juni nanti akan ada penambahan rute penerbangan tujuan Jogja dan Bali dan kami prediksi penumpang bisa 4.500 orang per hari,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Unit pelaksana Bandar Udara (UPBU) APT Pranoto, Dodi Dharma Cahyadi menerangkan, lampu PAPI sudah terpasang semua. PAPI sendiri merupakan alat bantu pendaratan pesawat untuk memandu piot mempertahankan posisi pesawat agar dapat mendarat pada sudut yang tepat.

“Sudah semua, ini tinggal set up,” terang Dodi.

Pihaknya menjelaskan meski sudah ada lampu PAPI, namun APT Pranoto tetap belum bisa melayani penerbangan malam. Ini dikarenakan belum adanya Airfield Lighting System (AFL) yang biasanya terpasang pada runway.

“Pelan-pelan, semoga setelah Lebaran,”” tuturnya.

Runway sendiri masih butuh banyak fasilitas dan infrastruktur pendukung. “Kelengkapan runway belum standar. Kami masih belum ada ILS (Instrument Landing System) maupun lampu runway. Atau minimal, alat bantu atau alat pandu pilot,” kata Dodi.

Tekait arus mudik melalui bandara, pihaknya menyebut terjadi peningkatan. “Hingga kini belum ada pesawat yang cancel penerbangan atau extra flight. Semua masih berjalan normal, mudahan saja tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan,” pungkasnya.

Editor : Estu Suryowati


Close Ads