alexametrics

TKA Middle Low Tidak Ada di Batam

5 Mei 2018, 19:52:17 WIB

JawaPos.com – Pantauan Ombudsman RI bersama Ombudsman Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Kota Batam dinyatakan bersih dari Tenaga Kerja Asing (TKA) yang dipekerjakan pada level midlle low atau buruh kasar.

Hal ini disampaikan oleh Koordinator Bidang Pencegahan, Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kepri, Arif Budiman, ketika dihubungi pada Sabtu (5/5). Arif mengatakan dari hasil pantauan pihaknya bersama tim Ombudsman Pusat, di Kota Batam pihaknya hanya mendapati TKA yang profesional atau middle up.

Temuan di lapangan, Arif menjelaskan bahwa seluruh TKA di Batam tidak ada yang menduduki posisi sebagai Human Resource Departement (HRD). Padahal HRD sudah termasuk dalam kategori middle up

“Hasilnya kemarin semuanya middle up, profesional semua, untuk data lengkap dibawa ke Jakarta, kita hanya sebatas collect data dan pemantauan saja,” kata Arif.

Sebelumnya hasil On Motion Investigation (OMI) Ombudsman Ombudsman RI pada Juni hingga November 2017 menemukan banyak tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja sebagai buruh kasar. Temuan ini berada di tujuh provinsi yang salah satunya adalah Kepri.

Ombudsman mendapati banyak TKA  yang menggunakan topi kuning di berbagai proyek di DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, Sumatera Utara, dan Kepulauan Riau.

Namun demikian, hasil investigasi tersebut tidak terbukti, karena tidak ditemukan TKA middle low atau pekerja asing yang menggunakan topi berwarna kuning di berbagai perusahaan di Batam.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (bbi/JPC)


Close Ads
TKA Middle Low Tidak Ada di Batam