JawaPos Radar

Insentif Guru Honorer Akan Dinaikkan 100 Persen

05/05/2018, 11:20 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Guru Honorer
Ilustrasi: Guru di Kabupaten Malang. (Tika Hapsari/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Insentif guru tidak tetap (GTT) di Kabupaten Malang masih sangat rendah. Dalam setahun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang memberikan bantuan untuk masing-masing guru honorer sebesar Rp 600 ribu.

Artinya dalam sebulan, guru honorer di Kabupaten Malang hanya mendapatkan insentif Rp 50 ribu. Hal ini yang mendapatkan perhatian serius dari Bupati Malang Rendra Kresna. "Kami berupaya agar bisa meningkat (insentif GTT) 100 persen. Karena jumlah insentif segitu tentu kecil," kata Rendra.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang M Hidayat menjelaskan, pihaknya ingin insentif yang diberikan kepada guru minimal Rp 1 juta tiap tahun. Sebab angka Rp 50 ribu per bulan itu jauh dari kata ideal.

Apalagi Kabupaten Malang memiliki topografi yang kompleks. Didominasi wilayah perbukitan, gunung dan laut. Sehingga menyulitkan dalam operasional.

"Tak sedikit guru-guru non-PNS yang harus berjuang menjangkau jarak yang cukup jauh dengan medan yang tidak mudah demi menyampaikan ilmu kepada murid-muridnya," ujar Hidayat, Sabtu (5/5).

Dinas Pendidikan Kabupaten Malang juga sedang berupaya agar penambahan anggaran yang diperuntukkan bagi GTT bisa dialokasikan pada perubahan anggaran keuangan (PAK) 2018. Total guru di Kabupaten Malang saat ini mencapai 15.315 orang. Baik guru SD maupun SMP. Dengan spesifikasi sebanyak 7.827 guru PNS dan 7.488 guru non-PNS.

Guru-guru tersebut harus mendampingi sebanyak 264.203 siswa yang tersebar di 1.491 sekolah. Mulia SD hingga SMP. Baik sekolah negeri maupun swasta yang ada di Kabupaten Malang. "Kami juga berupaya untuk penambahan guru PNS. Karena masih kekurangan. Terutama untuk jenjang SD," tandasnya.

(tik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up