alexametrics

Kisah Lelaki Putus Cinta, Mantan Pacar Disiram Air Raksa

5 Mei 2017, 15:59:19 WIB

JawaPos.com – Widia dan teman prianya, Damara Ramadan disiram pakai air keras ketika berboncengan sepeda motor di Jalan Imam Bonjol, Pontianak Selatan, Rabu (3/5) malam. Diduga pelakunya Hengki Tri Pratama, mantan kekasih Widia.

Akibat siraman air raksa itu, Widia dan Damara terbaring di IGD RSUD dr. Soedarso Pontianak. Keduanya tak menyangka kepergiannya mengerjakan tugas kuliah akan berakhir di rumah sakit dengan tubuh melepuh. Air keras itu mengenai wajah Widia dan sekujur tubuh Damara.

Ditemui di IGD, Damara pun bercerita panjang lebar kepada wartawan dan Kasat Reskrim Kompol Muhammad Husni Ramli beserta jajarannya. Menurut mahasiswa Polnep semester empat itu, dirinya satu motor, mengantar Widia mengerjakan tugas kuliah. Damara menjemput Widia di rumahnya Jalan Tanjung Raya II, Pontianak Timur. 

“Dalam perjalanan Widia menyadari ada pria yang membuntuti dari belakang, mengendarai sepeda motor matic berwarna hitam ketika berada di Jembatan Kapuas I. Saya bilang biarkan saja jangan dihiraukan,” jelas Damara.

Widia yang khawatir, meminta Damara berhenti. Dia memastikan apakah pria yang menggunakan sepeda motor matic itu benar-benar membuntuti atau tidak. Damara pun menghentikan laju kendaraannya. Dugaan Widia tak meleset. Pria itu juga berhenti, bahkan tepat berada di samping sepeda motornya. 

“Perut saya langsung ditempeli senjata tajam. Namun saya tepis dan tancap gas untuk menghindari kejadian yang tak diinginkan. Tetapi masih dikejar,” ungkap Damara.

Namun Damara dan Widia tak dapat mengelak, karena dipepet pria tersebut. Saat itulah mereka disiram dengan air raksa. Pria tersebut langsung melarikan diri. “Saya dan Widia berhenti, meminta pertolongan warga sekitar. Kemudian dibawa ke RSUD Soedarso Pontianak,” jelasnya.

Damara mengaku sama sekali tak mengenal pria tersebut. Namun Widia mengenali persis siapa pria yang membuntuti, menodongkan senjata tajam serta menyiramnya menggunakan air keras. “Kalau teman saya itu kenal katanya, tapi teman saya itu lagi terbaring. Mungkin masih shock jadi belum dapat berbicara,” ujar Damara.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Muhammad Husni Ramli mengaku, pihaknya mendapatkan laporan bersama Tim Jatanras langsung mendatangi IGD RSUD Soedarso Pontianak. Dia melihat kondisi dan mengintreogasi korban serta meminta keterangan saksi.

Di IGD RSUD Soedarso Pontianak juga hadir ibu dari pria yang diduga melakukan penyiraman air raksa terhadap Damara dan Widia. Wanita itu kenal dengan Widia, mantan kekasih anaknya yang bernama Hengki. 

Kompol Husni meminta wanita tersebut menyerahkan anaknya kepada kepolisian. Jika tidak, polisi akan mengambil tindakan tegas. Apalagi kalau mencoba melarikan diri.

Sang ibu memastikan pihak keluarga akan menyerahkan Hengki, jika mengetahui atau bisa berkomunikasi dengannya. Saat ini Hengki tidak diketahui keberadaannya.

Kompol Husni dan tim Jatanras juga menyisiri tempat tinggal Hengki di Gang Empat Lima, Jalan Imam Bonjol. Penyisiran dimulai dari Gang Darsyad kemudian pinggiran Sungai Kapuas hingga Gang Empat Lima. Namun Hengki tak ditemukan.

Kasat dan anggotanya bertemu dengan keluarga Hengki. Pihak keluarga juga ingin menyerahkan Hengki jika terlebih dahulu menemukannya.

“Widia mengenali betul pelaku. Karena pelaku adalah mantan kekasih Widia. Dulu pernah pacaran. Namun sudah lama tidak komunikasi,” jelas Kompol Husni, Kamis (4/5).

Motif penyiraman air keras (raksa) ini diduga kuat disebabkan sakit hati melihat mantan kekasih pergian bersama pria lain. Saat ini kondisi kedua korban masih dalam perawatan medis di IGD RSUD Soedarso Pontianak. 

“Korban pria menderita luka bakar akibat air raksa di bahu dan leher hingga punggung dan tangan. Begitu juga Widia mengalami luka bakar di bagian muka, tangan dan paha,” jelas Husni seraya mengatakan sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku. 

Kompol Husni juga akan menyelidiki asal usul air raksa yang digunakan pelaku. “Kita akan selidiki dari mana barang itu berasal dan bagaimana bisa sampai mendapat barang itu. Karena barang itu tak mudah untuk didapatkan. Itu akan menjadi pengembangan lebih lanjut setelah pelaku berhasil kita tangkap,” tegasnya. (zrn/fab/JPG)

Editor : Fadhil Al Birra


Close Ads
Kisah Lelaki Putus Cinta, Mantan Pacar Disiram Air Raksa