alexametrics
Paling Banyak Pecahan 50 dan 100 Ribu Rupiah

Waspada Uang Palsu! 7.827 Lembar Beredar di Malang Tahun Lalu

5 Maret 2019, 14:43:07 WIB

JawaPos.com- Warga Kota Malang patut mewaspadai peredaran uang palsu (upal). Pasalnya, berdasarkan temuan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Malang peredaran upal terbilang cukup mengkhawatirkan.

Tahun lalu, terdapat temuan upal sebanyak 7.827 lembar. Jumlah tersebut meningkat tajam dibanding 2017. (selengkapnya lihat grafis di bawah).

Ketua Tim Sistem Pembayaran, Pengedaran Uang Rupiah, Layanan dan Administrasi Kantor Perwakilan BI Malang Rini Mustikaningsih mengatakan, peredaran upal yang beredar tidak hanya emisi lama saja. Uang dengan emisi baru juga banyak beredar luas di masyarakat.

Meskipun masih awal tahun, temuan upal mulai Januari hingga Februari 2019 cukup banyak. Yakni ada 1.245 lembar. “Setiap tahun temuan upal selalu mengalami peningkatan. Bahkan, uang dengan tahun emisi baru sudah ada yang dipalsukan,” ” ujar Rini kepada JawaPos.com, Selasa (5/3).

Rini menjelaskan, temuan uang palsu untuk tahun emisi baru memang lebih mudah diketahui. Sebab, fitur uang emisi 2016 ke atas lebih susah dipalsukan. ” Fitur emisi baru lebih susah. Makanya temuan upal lebih banyak. Dulu keamanan tidak sedetail ini,” tuturnya.

Kebanyakan uang palsu merupakan uang pecahan besar (UPB). Yakni dengan nominal Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu. “Tapi untuk uang pecahan Rp 20 ribu dan Rp 5 ribu juga ada yang dipalsukan. Hanya saja jumlahnya sedikit,” jelasnya.

Temuan upal tersebut kebanyakan berasal dari laporan bank umum. Mulai dari bank yang ada di Malang Raya, Pasuruan, dan Probolinggo. Namun, Rini mengaku temuan upal paling besar ada di Pasuruan.

“Saat ini kasir kami diminta oleh Reskrim Polres Pasuruan untuk memastikan apakah temuannya asli atau tidak. Sebab mereka baru saja menangkap orang yang membawa uang palsu,” jelas Rini.

Melihat makin banyaknya temuan upal ini, pihaknya pun mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati. Salah satunya dengan menerapkan 3D. Yakni Dilihat, Diraba, dan Diterawang saat menerima uang.

Berikut data temuan uang palsu (upal) di wilayah kerja KPBI Malang:

2017: 5.385 lembar upal
2018: 7.827 lembar upal
2019*: 1.245 lembar upal

Rincian temuan upal pada 2018:

Nominal Rp 100 ribu
Emisi 2016: 2.716 lembar upal
Emisi 2014: 1.111 lembar upal

Nominal Rp 50 ribu
Emisi 2016: 1592 lembar upal
Emisi 2005: 1695 lembar upal

Nominal Rp 20 ribu
Emisi 2004: 38 lembar upal
Emisi 2016: 37 lembar upal

Nominal Rp 5 ribu
Emisi 2001: 9 lembar upal
Emisi 2016: 9 lembar upal

*Hingga Februari 2019

Sumber Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Malang

Editor : Dida Tenola

Reporter : Fiska Tanjung

Copy Editor :

Waspada Uang Palsu! 7.827 Lembar Beredar di Malang Tahun Lalu