alexametrics

Kelenteng See Hin Kiong Padang Bersolek dengan 1.500 Lampion

5 Februari 2019, 06:50:10 WIB

JawaPos.com – Geliat jelang perayaan tahun baru Imlek ke 2570 kian terasa di kampung cina, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Sedikitnya, 1.500 lampion mulai terpasang menghiasi jalan sekitar Kelenteng See Hin Kiong.

Ketua Panitia Cap Go Meh 2019 di Padang, Hendri Alizar mengatakan, sebetulnya, perayaan Imlek dari tahun ke tahun tidak pernah berubah. Bedanya, dulu Cap Go Meh tidak diperingati semeriah ini oleh etnis Tionghoa.

“Cap Go Meh ini baru ramai dimeriahkan sejak era Presiden Gusdur,” kata Hendri saat mengitari Kelenteng tertua di Kota Padang itu, Minggu (3/2).

Sedangkan persiapan jelang Imlek, warga Tionghoa hanya melakukan bersih-bersih rumah. Setelah itu, melakukan sembahyang arwah. Lantas, pagi di hari H (5 Februari 2019), etnis Cina melakukan ziarah ke makam orangtua. Atau mengunjungi orangtua (yang masih hidup), kawan lama dan kerabat.

“Hakekatnya itu, ya silaturahmi. Imlek ini kan pergantian musim di tahun Lunar,” bebernya.

Senada dengan itu, Ketua Kelenteng See Hin Kiong Padang, David Chandra mengatakan, jelang masuk tanggal 1 Februari (Imlek 2019), disebut juga dengan Imlek kecil. Momen ini dimanfaatkan untuk berkumpul dengan keluarga sampai masuknya tanggal 1 Lunar.

“Kelenteng dipasang tenglong (lentara) agar terang dan indah,” katanya.

Setiap Imlek atau pergantian musim, etnis Tionghoa selalu berharap kehidupan kian membaik dari tahun-tahun sebelumnya. “Perayaan Imlek ini juga untuk menghormati leluhur,” bebernya.

Editor : Yusuf Asyari

Reporter : Riki Chandra

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Kelenteng See Hin Kiong Padang Bersolek dengan 1.500 Lampion