alexametrics

Demi Keroncong, Belasan Siswa Ini Rela Datang dari Kalsel ke Solo

5 Februari 2018, 19:39:26 WIB

JawaPos.com – 11 siswa dari SMKN Simpang Empat, Tanahbumbu, Kalimantan Selatan terlihat antusias saat belajar musik keroncong di studio mini milik Himpunan Artis Musik Keroncong Indonesia (HAMKRI) di kompleks Sriwedari, Senin (5/2). 

Beberapa diantaranya ada yang berlatih vokal, sementara siswa lainnya ada yang berlatih alat musik. Ada tujuh siswa laki-laki dan empat siswa perempuan. Kesebelas siswa itu sudah seminggu belajar musik keroncong. 

Keinginan berlatih musik ini bukanlah dari pihak sekolah. Tetapi murni keinginan para siswa sendiri. Termasuk masalah pembiayaan selama tinggal di Kota Solo. Mulai dari biaya untuk kehidupan sehari-hari sampai untuk membayar indekos. Semuanya menggunakan uang pribadi.

“Saya tertarik musik keroncong karena ingin melestarikan musik ini,” terang Mohammad Noval,16 kepada JawaPos.com di sela-sela latihan, Senin (5/2).

Noval mengaku, ada sebuah keunikan tersendiri di dalam musik keroncong. Dan keunikan tersebut tidak dimiliki oleh musik lainnya. Itulah yang membuatnya menyukai musik keroncong dan ingin berlatih lebih dalam lagi. “Ini semua keinginan pribadi saya, dan ingin belajar keroncong,” katanya.

Sama halnya dengan Noval, Nafa,16, juga merasakan kecintaan terhadap musik keroncong. Selama ini dirinya hanya mendengarkan melalui CD atau media lainnya. 

Dan sekarang, dirinya berkesempatan untuk belajar secara langsung musik tersebut. “Musik keroncong itu bagus, dan enak didengarkan,” kata perempuan berhijab itu.

Selama belajar di HAMKRI, Nafa dilatih vokal dan juga alat musik. Nafa berharap, selepas mendapat pelatihan ini, kemampuannya terhadap musik keroncong bisa lebih bagus dan siap untuk tampil di depan umum. 

Sementara itu, Ketua HAMKRI, Wartono menjelaskan, para siswa akan belajar musik keroncong selama tiga bulan. Dan nantinya, siswa akan mendapatkan sejumlah materi dari instruktur, termasuk dari dirinya.

“Para siswa ini sudah mempunyai karakter bermusik sangat kuat, nanti proses pembelajaran akan lebih cepat,” katanya.

Wartono mengakui, bahwa musik keroncong memang cukup digemari di Indonesia dan juga luar negeri. Dan HAMKRI sering dipilih untuk menjadi tempat latihan musik keroncong. 

“Banyak yang beranggapan, kalau belum main (keroncong) di Solo belum keroncong. Makanya setiap kali ada festival keroncong di Solo, pesertanya selalu banyak,” katanya.

Ini membuktikan bahwa Kota Solo seolah menjadi sebuah tempat untuk melegitimasi penampilan grup keroncong. Sehingga, banyak yang menginginkan untuk tampil di Kota Solo.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (apl/JPC)


Close Ads
Demi Keroncong, Belasan Siswa Ini Rela Datang dari Kalsel ke Solo