alexametrics

Jalur Darat Terputus, 4 Kecamatan di Sulteng Terisolir

4 Oktober 2018, 20:34:01 WIB

JawaPos.com – Memasuki hari ke-6 pascagempa dan tsunami, sejumlah daerah di Sulawesi Tengah diketahui masih terisolir. Merujuk data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), ada 4 kecamatan yang medannya sulit dijangkau.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, keempat kecamatan tersebut berada di Kabupaten Sigi. Yakni Kecamatan Lindu, Kolawi, Kolawi Selatan, dan Pipikoro.

Untuk mendistribusikan bantuan, pihaknya menggunakan lewat jalur udara.”Helikopter yang ada di sana baik dari TNI, Basarnas, BNPB dikerahkan untuk distribusi logistik di daerah terisolir,” ujarnya di Graha BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Kamis (4/10).

“Termasuk dropping pasukan tim Basarnas untuk melakukan pencarian korban di empat kecamatan,” lanjutnya.

Menurutnya, keempat daerah tersebut terisolir lantaran akses darat rusak parah. Imbasnya, bantuan sulit didistribukan. Dia juga belum bisa memastikan jumlah helikopter dan alat berat yang bisa dikirim.

“Kementerian PUPR saat ini mengerahkan alat berat untuk mengatasi kecamatan yang terisolir,” tandas Sutopo.

Sementara itu, Kepala Biro Perencanaan Badan SAR Nasional (Basarnas) Abdul Haris menyebut wilayah tersebut termasuk dalam daerah prioritas operasi. Selain itu, beberapa titik yang menjadi fokus operasi SAR antara lain Roa Roa, Sigi, Balaroa, Petobo, Mamboro, Pantai Talise, dan Grand Mercure.

Namun begitu, tim SAR juga tetap beroperasi di wilayah bencana lain di Sulteng. Mereka berasal dari tim SAR gabungan, dengan jumlah 477 personel.

“Di bangunan-bangunan runtuh itu punya jangka waktu yang lebih lama dibandingkan dengan wilayah-wilayah yang tertimbun itu. Oleh karena itu tadi konsentrasi kami seperti yang ada di data kami,” pungkas Haris pada kesempatan yang sama.

Editor : Imam Solehudin

Reporter : (yes/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Jalur Darat Terputus, 4 Kecamatan di Sulteng Terisolir