JawaPos Radar

Tangani Sampah Menggunung, Pemkot Cirebon Canangkan TPS Mobile

04/09/2018, 15:45 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Persoalan Sampah
PERSOALAN SAMPAH: Tampak terlihat sampah menumpuk di TPSS Kesambi yang berada dekat dengan pasar, Selasa (4/9). (Wildan Ibnu Walid/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Pemerintah daerah terus mencari cara menangani permasalahan sampah yang masih menjadi persoalan pelik di Kota Cirebon. Guna mengangkut sampah dari llimbah rumah tangga, Pemkot Cirebon kini mencanangkan program TPS Mobile.

Cara itu dianggap lebih efektif ketimbang warga membuang langsung di Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS). Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon, Abdullah Sukur kepada JawaPos.com, Selasa (4/9).

Abdullah menjelaskan, TPS Mobile dicanangkan untuk mengurangi penumpukan muatan sampah di sejumlah TPSS. Selain itu, keberadaan sejumlah TPSS di Kota Cirebon berada di pusat pasar. Sehingga bila kondisi sampah menggunung di TPSS, maka baunya mengganggu kenyamanan warga.

"Bila langkah ini berhasil, Pemkot bakal membongkar TPSS yang berada di tempat strategis," ujar dia.

Sebagai gambaran, Abdullah mengatakan, truk pengangkut sampah setiap pagi akan beroperasi di pemukiman warga. Perumahan beradius hingga 3 kilometer diperbolehkan membuang sampah di TPS mobile. Dengan begitu, warga tidak perlu membuang sampah ke TPSS.

Setelah TPS Mobile beroperasi bulan depan, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah di TPSS. Mengingat beberapa TPSS akan diubah menjadi fasos dan fasum.

"Seperti TPSS di Kesambi lokasinya dekat dengan pasar. Kami akan mengubahnya jadi taman. Karena TPS dekat pasar mengganggu kenyamanan pedagang dan pembeli yang makan di situ," katanya.

Dia menambahkan, pemerintah Kota Cirebon pun sudah mengesahkan perda penanganan sampah. Adanya perda tersebut memudahkan DLH untuk mengentaskan masalah sampah. Secara garis besar, perda tersebut menekankan semua pihak untuk tidak membuang sampah sembarang.

"Siapa pun yang melanggar membuang sampah, langsung ditindak. Sanksinya berjenjang, dari denda hingga penjara," pungkasnya.

(wiw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up