JawaPos Radar

Perintah Anies, Kain Waring Kali Item Tetap Dipasang Usai Asian Games

04/09/2018, 11:50 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Kain waring
Kain waring penutup Kali Item tetap dipasang sampai Asian Para Games. (Reyn Gloria/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memasang kain waring di atas permukaan Kali Sentiong atau yang dikenal dengan Kali Item, Kemayoran, Jakarta Pusat selama perhelatan Asian Games 2018. Tujuannya agar bau tak sedap dari kali tidak mengganggu aktivitas para atlet yang berada Wisma Atlet.

Usai perhelatan Asian Games, kain waring tidak langsung dilepas, melainkan akan tetap terpasang hingga Oktober mendatang. Pasalnya, wisma masih akan digunakan menyusul pelaksanaan Asian Para Games.

“Masih akan terus dipasang, ini kan juga ada INAPGOC (penyelenggara Asian Para Games), tetap jalan terus,” ujar Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Teguh Hendarwan saat dihubungi, Senin (3/9).

Alat penjernih, yakni nano bubble dan aerator, serta cairan pewangi juga dipastikan akan tetap bekerja selama satu bulan menjelang ajang yang digelar pada 6-13 Oktober. Hal itu sesuai instruksi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Pokoknya belum ada perintah gubernur untuk berhenti, semua jalan terus. Pemompaan, pemasangan nano bubble, proses injection untuk mikrobiologinya, semua jalan terus,” kata dia.

Dengan berbagai upaya yang sudah dilakukan, Teguh meyakini masalah pada Kali Item sudah teratasi. Ini terbukti dari pengakuan masyarakat sekitar yang tidak lagi mengeluh terkait bau tak sedap atau yang lainnya.

“Jadi penanganan yang dilakukan Dinas Sumber Daya Air benar-benar dilakukan dengan baik, dilakukan bersama dengan balai (BBWSCC) dan juga para stakeholder lainnya. Artinya nggak ada komplain kan masalah bau gitu lho," tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, ruang makan berbentuk kafetaria di Wisma Atlet terletak di halaman yang sangat dekat dengan kali. Dengan aroma yang ditimbulkan, atlet-atlet se-Asia tentunya akan terganggu.

“Pada waktu-waktu tertentu utamanya siang-sore ketika sungai mengalami penguapan, maka aroma dari sungai itu terembus angin dan tercium di lingkungan,” ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (20/7).

Dengan pemasangan kain waring, dia meyakini penguapan yang terjadi dapat berkurang. Sebelum dilakukan penutupan, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu mengaku sudah melakukan konsultasi dengan pakar lingkungan terkait pencegahan uap kali.

(ce1/yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up