JawaPos Radar

Pemkot Surabaya Tak Gentar Hadapi Gugatan Soal Dolly

04/09/2018, 17:24 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
PN Surabaya
Kantor PN Surabaya. (Aryo Mahendro/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Polemik antara warga terdampak penutupan lokalisasi Dolly dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan terus berlanjut. Terbaru, elemen Pemuda Independen (KOPI) dan Front Pekerja Lokalisasi (FPL) berencana kembali menggugat Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Padahal sebelumnya, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya telah menolak gugatan tersebut.

Kuasa Hukum Pemkot Surabaya Muhammad Fajar Fanani menegaskan, pihaknya tidak ambil pusing. Ia siap seandainya kedua elemen tersebut benar-benar melayangkan gugatan ulang atas penutupan kompleks lokalisasi Dolly. "Kami siap. Akan kami hadapi seperti biasa," kata Fanani di Surabaya, Selasa (4/9).

Menurut Fanani, keputusan hakim PN Surabaya untuk tidak menerima gugatan class action atau gugatan perwakilan kelompok sudah tepat. Gugatan kelompok KOPI dan FPL yang menuntut ganti rugi bagi warga terdampak penutupan eks lokalisasi Jarak dan Dolly memang tidak sesuai dengan Peraturan Mahkamah Agung (Perma) 1/2002 tentang Class Action.

Dalam gugatan itu, KOPI dan FPL menggugat Risma dan Kepala Satpol-PP Surabaya Irfan Widyanto selaku tergugat I dan tergugat II. Tuntutannya ganti rugi sebesar Rp 270 miliar.

Sementara pada sidang putusan di PN Surabaya pada Senin (3/9) kemarin, gugatan ditolak lantaran tidak memenuhi beberapa hal. Sesuai Pasal 3 ayat (1) huruf f Perma 1/2002, gugatan class action harus memuat usulan mekanisme atau tata cara pendistribusian ganti rugi terhadap semua anggota kelompok.

Hal tersebut tidak termuat dalam gugatan. "Bagi kami keputusan hakim sudah tepat. Setelah ini, kami akan melaporkan dulu kepada pimpinan," tandas Fanani.

Sebelumnya, kuasa hukum yang mewakili KOPI dan FPL berencana melengkapi gugatan. Namun merka belum memutuskan apakah akan mengajukan kembali gugatan class action ke PN Surabaya atau tidak.

(mkd/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up