JawaPos Radar

Oknum Satpol PP Pemkot Makassar Diringkus Usai Nyabu di Pantai Losari

04/09/2018, 19:05 WIB | Editor: Budi Warsito
Oknum Satpol PP Pemkot Makassar Diringkus Usai Nyabu di Pantai Losari
Kepala Satresnarkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika dalam ekspos tersangka di Mako Polrestabes, jalan Ahmad Yani, Selasa (4/9). (Syahrul Ramadan/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Seorang oknum dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kota Makassar diringkus tim Reserse Narkoba (Resnarkoba) Polrestabes Makassar. Oknum bernama Hamzah, 46 itu, diamankan karena terlibat peredaran gelap narkoba.

Ia ditangkap usai melakukan transaksi sekaligus mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu di kawasan anjungan Pantai Losari, Jalan Penghibur, Kota Makassar, Selasa (4/9).

Kapala Satresnarkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika mengungkapkan, penangkapan dini hari tadi dilakukan berdasarkan informasi bahwa di lokasi seputaran anjungan Losari, acap kali terjadi transaksi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

"Menerima informasi itu, anggota meluncur untuk melakukan penggeledahan di seputaran lokasi dan kita temukan pelaku saat bersama bertugas di sekitar anjungan pantai Losari," ungkap Diari dalam ekpos tangkapan di Mako Polrestabes Makassar, Jalan Ahmad Yani, Selasa (4/9) sore.

Penangkapan terhadap Hamzah, adalah hasil pengembangan dari Aco, seorang buruh bangunan yang sehari sebelumnya tertangkap lebih awal. Dari tangan Aco, petugas menemukan barang bukti 1 paket sabu seharga Rp 150 ribu.

Barang itu diakui Aco adalah pesanan dari Hamzah. Aco mengungkapkan, barang itu didapat dari seorang perempuan bernama Rianti, 23. Setelah dikembangkan, petugas menangkap Rianti di Jalan Kerung-kerung, Kota Makassar, bersamaan dengan tertangkapnya Aco, Senin (3/9) kemarin.

Diintrogasi pasca penangkapan kata Diari, diketahui jika Hamzah merupakan tenaga honorer Satpol PP pada lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. "Pelaku mengaku, menyuruh ini temannya bermanama Aco, untuk membeli satu paket sabu. Sabu dipakai untuk keperluan bertugas malam di pantai Losari," jelas Diari.

Disaat yang sama, petugas kemudian melakukan pengembangan, masih disekitar lokasi pantai Losari. Disitu petugas mendapatkan barang bukti sabu, dari salah satu tukang parkir bernama Tri Hartawan. "Kita temukan lagi di salah satu ruangan di kawasan anjungan pantai Losari di dalam tasnya itu ada disitu sabu dan alat hisap," sebutnya.

Saat dilakukan pengembangan kembali, terhadap pelaku Tri Hartawan, petugas kemudian menyusul melakukan penangkapan terhadap Takdir, di Jalan Kumala, Makassar.

Dihadapan petugas, di Mako Polrestabes di sela-sela ekpos, Hamzah mengaku baru beberapa bulan terakhir ini mengkonsumsi sabu. "Baru sekitar 2 bulan. Itu dari teman cuman mau dicoba-coba. Mau dipakai kalau saya tugas jaga malam di Losari," akunya.

Saat ditangkap lanjut Hamzah, ia juga mengaku baru saja mengkonsumsi sabu-sabu di toilet umum di kawasan anjungan pantai Losari. "Sebelum kerja malam, pas mau tugas tadi malam supaya bisa jaga malam, karena saya sendiri saja biasa yang jaga sampai pagi," akunya lagi.

Seluruh palaku hingga saat ini, masih ditahan di Mako Polrestabes Makassar, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Seluruh pelaku disangkakan melanggar pasal 114 ayat 1, dan atau pasal 112 ayat 1 juncto pasal 132 ayat 1 Undang-undang narkotika nomor 35 tahun 2009, dengan ancaman paling singkat 4 tahun penjara.

(rul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up