JawaPos Radar

Ditanya Soal Intimidasinya, Begini Tanggapan UAS

04/09/2018, 20:48 WIB | Editor: Budi Warsito
Ditanya Soal Intimidasinya, Begini Tanggapan UAS
Ustad Abdul Somad (UAS) saat datang ke Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) menghadiri prosesi tepuk tepung tawar untuk Sandiaga Uno, Selasa (4/9) sore. (Virda Elisya/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Ustad Abdul Somad (UAS) enggan berkomentar saat ditanyakan terkait dugaan pengancaman dan intimidasi terhadap dirinya. UAS memilih berlalu dan masuk ke mobilnya tanpa menjawan pertanyaan dari awak media, Selasa (4/9).

Pertanyaan itu, dilontarkan saat UAS menghadiri prosesi tepuk tepung tawar untuk mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno di Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR).

Usai menghadiri prosesi adat itu, UAS langsung masuk ke mobil yang telah menunggunya di halaman samping kanan LAMR. Ia hanya melontarkan sedikit senyum sembari mengangkat tangan kanannya ke atas.

Sebelumnya, dalam akun Instagram @ustadabdulsomad mengungkapkan tentang pembatalan ceramah agama yang disampaikan oleh dirinya di beberapa daerah. Poin pertama berisi beberapa ancaman, intimidasi, pembatalan dan lain-lain terhadap taushiyah di beberapa daerah seperti di Grobogan, Kudus, Jepara dan Semarang.

"Poin kedua adalah, terkait beban panitia semakin berat. Poin ketiga, kondisi psikologis jamaah dan saya sendiri. "Maka, saya membatalkan beberapa janji di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta," tulis akun @ustadabdulsomad.

Dibulan September, UAS diketahui membatalkan jadwal ceramahnya dibeberapa daerah seperti di Malang, Solo, Boyolali, Jombang dan Kediri. Kemudian, di bulan Oktober ia membatalkan jadwal ceramahnya di Jogjakarta.

Sedangkan di bulan Desember, janji pertemuan dengan Ustad Zulfikar di daerah Jawa Timur juga dibatalkan. "Mohon maaf atas keadaan ini, harap dimaklumi, dan mohon didoakan selalu," jelasnya.

Setelah postingan ini diunggah UAS, berbagai pihak pun ikut menanggapi. Banyak pihak yang menyayangkan dugaan intimidasi terhadap ustad yang diberi gelar Datuk Seri Setia Bela Negara di Riau ini. Bahkan, ada beberapa pihak yang menyarankan agar UAS melaporkannya ke polisi.

(ica/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up