JawaPos Radar

Bantah Ditinggal Sandiaga Jadi Cawapres, OK OCE Mart Tetap Jalan

04/09/2018, 19:00 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Bantah Ditinggal Sandiaga Jadi Cawapres, OK OCE Mart Tetap Jalan
Salah satu gerai minimarket yang digagas oleh mantan Wagub DKI Sandiaga Uno di bilangan Kemayoran, Jakarta Pusat. (Issak Ramadan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Setelah ditinggal Sandiaga Uno jadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) periode 2019-2022 salah satu OK OCE Mart yang berada di Jalan Warung Jati Barat, Kalibata, Jakarta Selatan bangkrut. Namun Ketua Perkumpulan Gerakan OK OCE (PGO) Faransyah Jaya membantah hal itu saling berkaitan.

"Bukan karena itu (ditinggal Sandiaga), ini kan namanya usaha mungkin lokasinya yang tidak menguntungkan jadi dia bisa pindah lokasi," kata Faran, kepada JawaPos.com Selasa (4/9).

Alasan utama OK OCE Mart di Kalibata bangkrut karena pengelola tidak sanggup membayar sewa toko yang cukup tinggi. Dari lima OK OCE Mart hanya satu yang kiosnya menyewa. Sementara empat lainnya merupakan milik pribadi.

Bantah Ditinggal Sandiaga Jadi Cawapres, OK OCE Mart Tetap Jalan
Infografis OK OCE (Kokoh Praba/JawaPos.com)

"OK OCE Mart di Jakarta ada lima. Tapi hanya yang di Kalibata saja yang menyewa, lainnya milik pribadi," ujar dia.

Menurut pria yang akrab disapa Coach Faran ini, pemasukan dari penjualan tidak mencukupi untuk membayar sewa. Sehingga pengelola memilih untuk menutup toko. Sementara empat OK OCE Mart lainnya tetap beroperasi seperti biasa.

Coach Faran menjelaskan OK OCE Mart didirikan oleh para relawan yang disebut penggerak. Pihaknya penah menawarkan kepada mereka untuk bergabung dengan PGO. Namun tawaran tersebut ditolak. Lantaran jika bergabung semua barang harus dipasok dari PD Pasar Jaya.

"Kami sudah tawarkan untuk gabung, tapi mereka tidak bersedia. Karena kan semua barang harus ambil dari PD Pasar Jaya, sementara mereka mungkin sudah ada pemasok sendiri," ujar dia.

Seperti diketahui, toko OK OCE Mart di Jalan Warung Jati Barat, Kalibata, Jakarta Selatan tampak lengang dan terkunci. Tak tampak karyawan yang biasa menjaga geria bernuansa oranye itu. Kabarnya, mini mart tersebut tutup sejak Sabtu (1/9).

Pantauan JawaPos.com di lokasi, Minggu (2/9), toko yang bernuansa oranye itu terlihat berantakan. Terlihat sebagian persediaan barang dagangan OK OCE Mart yang masih tersisa di rak etalase. Mulai dari makanan, peralatan rumah tangga, hingga obat-obatan.

Jika dilirik ke dalam, toko tersebut memiliki dua bagian. Area penjualan yang dipakai hanya separuhnya. Sisanya adalah ruang kosong yang disekat triplek. Ruang itu menjadi tempat tumpukan barang dan gelaran karpet.

Zaenal, 37, warga yang biasa melwati jalan itu mengaku baru mengetahui tutupnya OK OCE Mart tersebut. Dirinya beberapa kali melintasi jalan menuju Mampang Prapatan, namun tak pernah singgah ke toko.

“Saya sering lewat tapi nggak pernah mampir. Mungkin benar kemarin tutup,” kata Zaenal yang mengaku kerap berbelanja ke mini market lain yang tak jauh dari toko tersebut.

Menurutnya, OK OCE Mart tak sanggup berkompetisi dengan toko sejenisnya. Selain persaingan, posisi gerainya juga kurang strategis. Tidak mudah ditemukan lantaran menjorok ke dalam sekitar 15 meter. Plang yang berada di pinggir jalan pun kurang menarik perhatian masyarakat.

Kondisi gerai OK OCE Mart itu cukup memprihatinkan, lantai bagian dalam dan luar terlihat berdebu dan banyak sampah dedaunan kering. Ada sebuah toilet yang nampak tidak terawat serta kran air yang masih menetes.

(ern/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up