alexametrics

Soal Karhutla, Panglima TNI: 55 Desa di Sumsel Rawan Terbakar

4 Agustus 2018, 21:15:15 WIB

JawaPos.com – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memastikan ancaman kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjelang Asian Games tidak akan terjadi. Sebab pihaknya mengklaim jauh-jauh hari sudah melakukan antisipasi.

“Ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan untuk itu telah kita antisipasi,” kata Panglima kepada wartawan di Meuligo Wali Nanggroe, Aceh Besar, Sabtu (4/7).

Panglima menyebut saat ini karhutla telah ditangani dengan baik dan maksimal. Sebelumnya, dirinya sudah melihat kekuatan personel dan peralatan yang dikerahkan di wilayah Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) untuk mengantisipasi dari Karhutla. “Mudah-mudahan (kebakaran tidak terjadi) dan menimbulkan asap,” katanya.

Panglima menyebutkan, di Sumsel sedikitnya terdapat 55 desa yang dinilai dan dianggap rawan terjadi Karhutla. Jika terbakar diprediksi nantinya dapat menganggu perhelatan Asian Games 2018, sebagai pesta olah raga terbesar di Asia. Namun ia memastikan tidak akan terjadi.

“Sudah kita tempatkan beberapa personel TNI dan Polri. Kita berikan kekuatan 200 anggota TNI dan 200 anggota Brimob Polri kita tempatkan di sana dengan membawa peralatan,” jelasnya.

Selain menempatkan ratusan personel TNI dan Polri, rekayasa cuaca atau 
modifikasi cuaca juga akan dilakukan di wilayah Sumsel. Tepatnya di desa-desa yang dianggap rawan terjadi kebarkaran yang nantinya menimbuklan asap.

“Teknologi modifikasi cuaca supaya hujan bisa turun, sehingga gambut bisa basah,” terangnya.

Asap dinilai menjadi ancaman dalam pelaksanaan Asian Games yang tinggal menghitung hari. Sehingga diperlukan strategi jitu agar karhutla bisa ditekan sedini mungkin. Asian Games 2018 sedianya akan digelar pada 18 Agustus-2 September mendatang.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (mal/JPC)

Soal Karhutla, Panglima TNI: 55 Desa di Sumsel Rawan Terbakar