alexametrics

Jelang Idul Adha, 106 Ribu Hewan Ternak di Jatim Masih Positif PMK

4 Juli 2022, 22:40:43 WIB

JawaPos.com–Hari Raya Idul Adha tinggal seminggu lagi. Namun, hingga Minggu (3/7), masih ada 106.663 hewan ternak yang positif penyakit mulut dan kuku (PMK) di Jawa Timur.

Berdasar data satuan tugas pencegahan PMK Provinsi Jawa Timur pada 3 Juli, ada 136.153 hewan ternak yang terpapar PMK di Jatim. Dari jumlah itu, sebanyak 106.663 ekor masih sakit, 27.721 ekor sembuh, 811 ekor mati, dan 988 ekor dipotong paksa.

Peternak masih kesulitan menemukan obat herbal untuk mengobati hewan ternaknya. Salah satunya adalah Jafar Shodiq, peternak sapi perah di Dusun Kumbo, Desa Telogosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.

Jafar Shodiq curhat pada Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Anwar Sadad. Gus Sadad, sapaannya, menemui Ja’far pada Minggu (3/7) petang. Kepada Sadad, Jafar mengaku kesulitan membeli obat herbal untuk sapi perah miliknya yang terpapar PMK.

”Saya punya 24 sapi perah, semuanya terpapar PMK. Satu mati, dua potong paksa dan saya jual murah Rp 3 juta. Kami sudah hancur-hancuran mengeluarkan uang untuk membeli obat herbal, sedangkan pemerintah hanya memberi bantuan antibiotik dan vitamin yang sebenarnya tidak optimal sekarang juga sudah tidak memberi,” papar Jafar.

”Kemarin beli obat herbal itu satu harganya Rp 250 ribu satu ekor, kadang ada yang butuh 3 obat herbalnya untuk satu ekor jadi Rp 750 ribu. Itu kita berat, ketambahan untuk pemulihan hewan ternak, kita butuh beli konsentrat sapi per hari 2 karung yang harganya Rp 210 ribu per karung,” tutur Jafar.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Rafika Rachma Maulidini

Saksikan video menarik berikut ini: