JawaPos Radar

Racik Bunga Sepatu Jadi Teh Berkhasiat

04/07/2018, 10:11 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Teh Bunga Sepatu
Adib Nurdiyanto warga Desa Mojodeso, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, saat mengolah bunga sepatu menjadi minuman teh berkhasiat. (Yudi Handoyo/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Bunga sepatu tentu sudah tak asing lagi bagi khalayak umum. Tanaman dengan nama latin Hibiscusrosa-sinensis L itu dapat tumbuh di berbagai tempat. Termasuk di sekitar rumah.

Pada umumnya, bunga sepatu berwarna merah. Namun ada juga yang berwarna pink dan putih. Ciri khas bunga sepatu adalah berbentuk seperti terompet, mempunyai lima helai mahkota, serta putik dan benang sari terlihat memanjang keluar.

Di balik keindahannya, bunga sepatu ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Kandungan dalam bunga sepatu dipercaya bermanfaat untuk mengobati atau menyembuhkan segala penyakit. Seperti demam, membantu menurunkan berat badan serta menghambat berkembangnya virus berbahaya.

Teh Bunga Sepatu
Seorang ibu memetik bunga sepatu untuk diolah menjadi teh. (Yudi Handoyo/JawaPos.com)

Dengan khasiat tersebut, ada beberapa warga yang memanfaatkan bunga sepatu sebagai obat herbal tradisional. Salah satunya Adib Nurdiyanto, warga Desa Mojodeso, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim).

Adib mencetuskan inovasi baru mengolah bunga sepatu menjadi teh berkhasiat. "Sayang, melihat bunga sepatu tumbuh subur di pekarangan rumah. Dari situ saya berpikir untuk menjadikan sesuatu yang bermanfaat. Karena tanaman ini mempunyai banyak kandungan flavonoid yang cukup tinggi," kata Adib di sela mengolah bunga sepatu menjadi teh herbal, Rabu (4/7).

Pengolahannya pun cukup sederhana. Tahapan pertama, mahkota bunga sepatu dikeringkan di bawah sinar matahari. Kemudian direbus di dalam air bersama kayu manis dan gula. Setelah air mendidih dan semua bahan sudah tercampur, lalu di angkat. Kemudian airnya disaring dan siap dinikmati.

Kandungan yang ada pada bunga sepatu dipercaya secara turun temurun untuk mengobati demam dan menghambat berkembangnya virus berbahaya di dalam tubuh. "Juga dapat membantu menurunkan berat badan," imbuh Adib.

Inovasi Adib diterima masyarakat sekitar. Dia juga diminta warga setempat untuk membimbing ibu-ibu membuat teh bunga sepatu. "Hasilnya nikmat dan berkhasiat. Aroma tehnya harum dan rasanya segar," cetus Dewi, kader lingkungan warga Desa Mojodeso.

Produk teh bunga sepatu telah terjual hingga ke luar daerah. Awalnya, Adib memanfaatkan media sosial WhatsApp untuk memasarkan produknya. "Karena masih awal, saya jual lewat media sosial. Rata-rata per hari laku 10 sampai 15 botol. Namun ketika ada kunjungan studi dan pameran, bisa laku sekitar 30 hingga 50 botol per hari," ujarnya.

Teh bunga sepatu bisa dinikmati semua kalangan. Baik anak-anak hingga dewasa. Dengan harga yang cukup terjangkau, yakni Rp 5 ribu per botol. "Teh ini diharapkan bisa jadi salah satu produk kuliner Mojodeso dan dapat terjual luas hingga luar kota," harapnya.

(yud/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up