alexametrics

Pilkada Serentak Dorong Lonjakan Penumpang Pesawat Hingga 40 Persen

4 Juli 2018, 05:55:58 WIB

JawaPos.com – Banyak masyarakat yang pulang untuk mencoblos mendorong lonjakan penumpang pesawat pada momen Pilkada Serentak 2018, yang digelar Rabu (27/6). Lonjakan penumpang pesawat pun cukup tinggi seperti pada saat Ramadan dan Idul Fitri.

“Momen Pilkada juga mendorong peningkatan pemesanan tiket pesawat,” ujar Ketua Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies (Asita) Kalimantan Barat (Kalbar), Nugroho Henray Eka Saputra, dikutip dari Rakyat Kalbar (Jawa Pos Grup), Rabu (4/7).

Dia menilai, antusiasme warga terhadap Pilkada Serentak cukup tinggi. Terbukti, warga banyak pulang ke daerah asalnya untuk mencoblos.

Pilkada Serentak Dorong Lonjakan Penumpang Pesawat Hingga 40 Persen
Ilustrasi. Kendati begitu, data Asita mencatat, momen Ramadan dan Lebaran tetap mendominasi lonjakan penumpang pesawat dari dan ke Kalimantan Barat. (dok. JawaPos.com)

“Penambahan tingkat penumpang ini bisa diakumulasikan sekitar 30-40 persen, jika dibandingkan tahun lalu,” ungkapnya.

Kendati begitu kata dia, momen Ramadan dan Lebaran tetap mendominasi lonjakan penumpang pesawat. Sebelum hari raya, lonjakan penumpang terhadap pemesanan tiket pesawat cukup siginifikan. Akibatnya harga tiket transportasi udara ini cukup tinggi.

“Dari H-7 dan H-3 saya sudah memantau tiket pesawat merangkak naik, utamanya ke tujuan Pontianak-Jakarta. Kelas ekonomi harganya fantastis mencapai Rp 1,5 juta-Rp 1,7 juta. Meskipun demikian, peminatnya cukup banyak,” papar Owner Travel Pak Kasih ini.

Terlebih, perayaan Idul Fitri ini berbarengan dengan libur panjang sekolah. Momen ini diamanfaatkan masyarakat untuk berkunjung ke suatu daerah atau pulang kampung halaman.

District Area Manager Lion Air Pontianak, Lukman Nur Jaman menuturkan, sebelum Lebaran hingga pada saat ini pihaknya masih dipadati penumpang. “Sampai hari ini penumpang kita penuh full, utamanya di rute Pontianak-Jakarta,” jelasnya.

Dibandingkan tahun lalu, momen Idul Fitri kali ini terjadi peningkatan penumpang yang cukup tinggi. Hal ini lantaran ditambah momen libur sekolah yang cukup panjang.

“Jadi long season-nya memang cukup panjang, ditambah lagi ada kegiatan Pilkada,” ucapnya.

Kendati begitu Lukman mengklaim pihaknya tidak serta-merta menaikkan harga tiket pesawat. Namun, disesuaikan dengan tarif batas atas dan batas bawah. Kemudian mengikuti tren positif dari tingginya permintaan publik terhadap layanan penerbangan.

“Besaran tarif yang dijalankan telah sesuai aturan Lion Air Group. Artinya kita tidak menjual yang melebihi batas atas atau maksimum untuk layanan kelas ekonomi domestik,” tuturnya.

Tiket penerbangan yang dijual lanjut dia merupakan implementasi penggabungan beberapa komponen. Sehingga, menjadi kesatuan harga tiket pesawat.

“Konsep layanan ini lebih memberikan kemudahan, kepraktisan dan kenyamanan kepada pelanggan dalam melakukan perjalanan udara,” pungkasnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : (jpg/est/JPC)



Close Ads
Pilkada Serentak Dorong Lonjakan Penumpang Pesawat Hingga 40 Persen