JawaPos Radar

Atasi Kekeringan, Gunungkidul Sedot Air dari Luar Daerah

54 Desa Terdampak Parah

04/07/2018, 20:35 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Kekeringan di Gunungkidul
ILUSTRASI: Saat ini, dampak dari bencana kekeringan di Gunungkidul mencakup di 54 desa tersebar dalam 11 kecamatan, dengan jumlah 96.523 jiwa. (dok. BNPB)
Share this

JawaPos.com – Musim kemarau membuat sejumlah daerah di Gunungkidul dilanda kekeringan. Sebagai langkah antisipasi meluasnya kebutuhan air bersih, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul, DIJ mengambil air di daerah tetangga, yang mencukupi untuk droping air bersih.

Daerah yang dimaksud yakni dari Pracimantoro, dan Wonogiri, Jawa Tengah (Jateng) serta Bantul.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala BPBD Kabupaten Gunungkidul, Edy Basuki. "Di Girisubo atau Rongkop, kami mengambil air dari Pracimantoro. Ini pertimbangan jaraknya yang terdekat dengan sumber air," katanya, Rabu (4/7).

Droping air bersih, dikatakannya juga belum ada penambahan. Sebanyak 6 unit tangki digunakan setiap hari dengan muatan masing-masing 5 ribu liter.

Per harinya distribusi ditargetkan mampu menyalurkan 24 tangki. Saat ini, dampak dari bencana kekeringan masih ada di 54 desa tersebar dalam 11 kecamatan, dengan jumlah 96.523 jiwa.

Dampak dari musim kemarau ini juga dialami oleh petani di Kulon Progo. Salah satunya, Sokirin, warga Desa Banguncipto, Kecamatan Sentolo.

Benih padi yang baru ditanamnya sejak 20 hari di lahan seluas 1.500 meter harus mati karena kekurangan air. Terlebih saluran irigasi di wilayahnya sedang ada perbaikan, yang menyebabkan tak ada suplai air. "Mau bagaimana lagi, kami biarkan saja," katanya.

Akibat dari gagal tanam ini, ia pun cukup merugi. Untuk biaya pembibitan yang menghabiskan sekitar Rp 750 ribu, serta perawatannya. "Itu belum termasuk untuk tenaga (cangkul)," ucapnya.

Sementara terkait gagal tanam petaninya, Kepala Dinas Pertanian Kulon Progo, Bambang Tri Budi saat dihubungi belum mau berkomentar.

(dho/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up