alexametrics

Musuh Bebuyutan Tak Diizinkan Bertanding di Bantul

Dua Oknum Suporter Diamankan
4 Juni 2018, 16:48:41 WIB

JawaPos.com – Pemerintah Kabupaten Bantul tak akan kembali mengizinkan digelarnya pertandingan sepak bola kompetisi bergengsi, jika antar tim yang berlaga merupakan musuh bebuyutan.

Hal itu mengacu pada peristiwa laga antara Persija Jakarta melawan Persebaya Surabaya pada Minggu (3/6) yang direncakan digelar di Stadion Sultan Agung. Muncul banyak insiden bentrokan di Bantul, yang akhirnya diputuskan laga dibatalkan.

“Saya ditelepon Wali Kota (Surabaya), ternyata itu memang musuh bebuyutan. Gak akan saya kasih izin kalau musuh bebuyutan. Sepak bola kan untuk menghibur rakyat,” kata Bupati Bantul Suharsono saat ditemui usai penyerahan dana bantuan desa, di kantor Pemkab II Manding, Bantul, Senin (4/6).

Adanya catatan itu, juga diharapkan untuk menjadi perhatian bagi tim-tim dengan massa pendukung besar seperti Persebaya, Persija. Ia juga berharap pemerintah daerah setempat, ketika warganya akan melihat timnya bertanding ke wilayah lain mendapat fasilitas bus atau truk.

Terpisah, Kapolres Bantul AKBP Sahat M Hasibuan mengatakan, dalam pertandingan antara Persija melawan Persebaya pihaknya telah menurunkan sekitar 300 personel. Jumlah tersebut baru di lingkup Polres saja, belum dari Polda DIJ maupun TNI.

Karena kekhawatiran bentrok yang semakin panas, pihaknya bersama panitia pelaksana pertandingan pun sepakat untuk membatalkan laga tersebut. Para suporter pada Senin (4/6) dini hari telah diangkut diantar sampai perbatasan.”Sampai subuh tadi malam,” ucapnya.

Hingga kini, oknum suporter yang diamankan dari laporan yang masuk hanya ada 2. Yaitu pelaku perampasan sepeda motor di Bantul yang berhasil ditangkap di daerah Solo.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (dho/JPC)



Close Ads
Musuh Bebuyutan Tak Diizinkan Bertanding di Bantul