JawaPos Radar

Jalan Tol Semarang-Demak Dibangun di Atas Tanggul Laut

04/06/2018, 14:30 WIB | Editor: Ilham Safutra
Jalan Tol Semarang-Demak Dibangun di Atas Tanggul Laut
Perkiraan ujung timur jalan tol Semarang-Demak terhubung dengan Jalan Lingkar Selatan Kota Demak, sebelum jembatan layang Botorejo, Kadilangu, Kecamatan Demak Kota. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
Share this image

JawaPos.com - Pemerintah terus mengkebut pembangunan infrastruktur. Kali ini jalan tol Semarang-Demak. Kementerian PUPR memastikan bahwa lelang proyek tersebut dilaksanakan tahun ini. Jalan tol itu akan membentang 23 kilometer mulai Semarang hingga Demak sekaligus menjadi tanggul laut penahan abrasi di sepanjang pantai utara Semarang.

"Nanti ditawarkan ke pihak swasta. Kabarnya Jasa Marga juga tertarik," kata Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja kepada Jawa Pos kemarin (3/6).

Awalnya, hanya akan dibangun tanggul laut untuk mengatasi abrasi dan banjir rob yang merongrong pantai utara Jawa. "Tapi, kalau hanya tanggul kan terlalu mahal, tidak efisien. Jadi, sekaligus dibangun jalan tol di atasnya," imbuhnya.

Jalan tol tersebut merupakan bagian dari program National Capital Integrated Coastal Development (NCICD). Salah satu tujuan program itu adalah mengatasi ancaman abrasi di pantai-pantai kota besar. Termasuk di Jakarta.

Ada 20-22 kilometer pantai Jakarta yang terancam rob, juga di Indramayu, Pekalongan, dan Semarang. Setelah tol Semarang-Demak, nanti disusul proyek Kendal-Semarang yang saat ini masih dalam tahap studi kelayakan. Daerah perbatasan Semarang dan Demak memang menjadi wilayah terparah paparan rob. Sejak 1980-an, tercatat sudah 6 ribu hektare lahan hilang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Demak Agus Nugroho mengatakan, warga Demak di empat kecamatan yang terkena dampak rob sangat menantikan tanggul laut. 

(tau/c7/oki)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up