alexametrics

KNKT Sebut 2 Penyebab KRL Anjlok dan Terguling di Bogor

4 April 2019, 18:44:56 WIB

JawaPos.com – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Indonesia, telah melakukan penyelidikan kasus anjloknya Kereta Rel Listrik (KRL) di lintasan Kebonpedes, Kecamatan Tanahsareal, Kota Bogor beberapa waktu lalu. Ternyata, penyebab kejadiaan nahas itu karena jalanan menurun di lokasi tersebut.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahyono mengatakan penyebab terjadinya kereta anjlok di perlintasan kereta Kebonpedes karena adanya air hujan yang masuk tubuh rel. “Sehingga saat kereta melintas, kereta tersebut mengalami genjrotan (tekanan) dan mengakibatkan kereta terlempar dan keluar dari rel,” kata Soerjanto Tjahyono saat mendampingi Menhub berkunjung ke Stasiun Bogor, Kamis (4/4).

KRL anjlok dan terguling di Kebonpedes, Bogor, Jawa Barat. (Issak Ramadhani/ JawaPos.com)

Soerjanto juga mengimbau untuk diperlukan koordinasi yang baik antara Kementerian PU, Dinas perhubungan Menteri Perhubungan, kereta api. “Karena kalau engga ini engga selesai-selesai siapa sebetulnya. Supaya di perlintasan itu jangan sampai jalan itu tidak menurun, kalau ujan airnya masuk kesitu. Nah ini banyak yang terlibat,” ucapnya seperti dikutip Radar Bogor (Jawa Pos Group).

Soerjanto juga meminta agar ada sebaiknya ada penanggung jawab tunggalnya siapa. Kalau tanggung jawabnya bersama itu nanti saling lempar.”Ini juga kita akan selesaikan kalau engga ditempat lain seperti itu. Jadi ini salah satu yang kita liat adalah masalah air ini,” imbuhnya.

Seperti diketahui anjloknya KRL Commuterline KA 1722 relasi Jakarta-Bogor di perlintasan kereta api Kebon Pedes Bogor menyita perhatian publik.

Pasalnya anjlok kereta api di kawasan tersebut bertepatan dengan hari libur. Peristiwa tersebut juga mengakibatkan beberapa mengalami luka.Total ada 17 orang yang mengalami luka saat itu termasuk masinis kereta.

Editor : Bintang Pradewo



Close Ads