alexametrics

Bandara Kulon Progo Direncanakan Berubah Nama

4 April 2019, 19:55:36 WIB

JawaPos.com – Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) yang ada di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) rencananya akan ada perubahan nama. Yakni Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA).

General Manager PT Angkasa Pura I  Bandara Internasional Adisutjipto, Agus Pandu Purnama mengatakan, beberapa waktu belakangan ini muncul koreksi. Dari Gubernur DIJ, Sri Sultan Hamengku Buwono X.

“Belakangan ini ada koreksi, untuk yang Bahasa Indonesia menjadi Bandar Udara Internasional Yogyakarta atau yang Bahasa Inggris menjadi  Yogyakarta International Airport. Tapi untuk saat ini belum,” katanya saat ditemui di kantornya, Kamis (4/4).

General Manager PT Angkasa Pura I  Bandara Internasional Adisutjipto, Agus Pandu Purnama. (Ridho Hidayat/JawaPos.com)

Namun untuk saat ini nama dari Bandara yang ada di Kecamatan Temon tersebut masih NYIA. Nama NYIA itu sebelumnya diajukan melalui surat Gubernur DIJ dan rekomendasi dari DPRD DIJ serta Bupati Kulon Progo.

“Untuk sementara selama proyek, bernama NYIA. Nanti bisa diubah jadi YIA, tak ada masalah bagi AP (Angkasa Pura) I. Kode YIA juga sudah dipublikasikan secara internasional pada awal Maret kemarin,” ucapnya.

Untuk diketahui, progres pembangunan Bandara NYIA sendiri saat ini sudah mencapai 93 persen untuk operasional minimum. Pada 15 April nanti pihaknya mematok target selesai 100 persen dan ditargetkan mulai beroperasi akhir bulan ini. “April saya kira sudah siap,” kata dia.

Pandu juga mengaku sudah mendapatkan surat tembusan dari Ombudsman Republik Indonesia (ORI). Mengenai laporan mereka terhadap progres pembangunan NYIA yang menyatakan masih ada banyak kekurangan.

Menurutnya, data dari Ombudsman RI itu diambil pada awal Maret lalu. Jadi tak mengherankan jika memang banyak yang belum diselesaikan.

“Kami setiap hari ada kemajuan 1,5 persen pelaksanaan pekerjaan. Jadi volume per hari perubahannya juga signifikan. Aksesibilitas jalan, drainase, parkir 3 ribuan kendaraan, sarana ibadah sudah ada. Sekarang finishing pendukung pelayanan publik terutama di terminal,” ucapnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Ridho Hidayat