alexametrics

Garuda Turun Harga 40 Persen, ASITA Sumbar: Padang-Jakarta Masih Mahal

4 Maret 2019, 18:19:53 WIB

JawaPos.com – Maskapai penerbangan Garuda Indonesia telah menyatakan penurunan harga tiket rute Padang-Jakarta (PP) mulai Kamis (28/2) sebesar 40 persen. Namun, hingga kini, harga tiket pesawat Garuda masih di atas rata-rata dan jauh dibandingkan sebelum ribut-ribut kenaikan tiket angkutan udara.

Hal ini dinyatakan Ketua Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Sumatera Barat (Sumbar) Ian Hanafiah. “Kata Garuda turun. Tetapi kenyataannya tidak. Tetap mahal,” kata Ian, Senin (4/3).

Jika harga one way masih Rp 1,9 juta, berarti Garuda masih berlakukan tarif batas atas. Harga tersebut masih sangat tinggi dibandingkan tiket Garuda sebelum heboh-heboh berada dikisaran Rp 900 ribu hingga Rp 1,1 juta.

“Nanti kalau ASITA minta turun dibilang pula orang ASITA banyak kandak (permintaan),” bebernya.

Saat ini, kata Ian, sangat minim wisatawan domestik yang datang ke Sumbar dari pulau Jawa dan begitu juga sebaliknya. Bahkan, banyak warga Sumbar yang terbang ke Malaysia dan sebaliknya dari Malaysia ke Padang.

“Bandung, Bali tidak laku. Banyak yang ke luar negeri. Kemarin sudah dilakukan pernyataan bersama keberatan harga tiket. Tapi Wapres bilang airline bisa bangkrut (kalau tiket murah),” katanya.

Ian menyebutkan, saking melonjaknya kunjungan warga Indonesia, agennya di Malaysia bahkan sampai kewalahan untuk melayani tamu. “Ini kerugian bagi kita di dalam negeri. Silahkan cek. Hari ini seberapa banyak orang berkunjung ke daerah atau wisawatan domestik,” tegasnya.

Sebelumnya, terhitung Kamis, (28/2), Garuda Indonesia menurunkan harga tiket rute Jakarta-Padang PP. Tiket Jakarta-Padang atau Padang-Jakarta tersebut akan dijual mulai dengan harga Rp. 999.999.- (one way) atau lebih rendah 40 persen dari harga normal.

Harga tersebut belum termasuk ppn, psc, asuransi dan berlaku hingga 12 April dengan kondisi tertentu.

Direktur Human Capital Garuda Indonesia, Heri Akhyar mengatakan, bahwa penurunan harga tiket tersebut sejalan dengan aspirasi masyarakat yang ada serta bagian dari upaya Garuda Indonesia untuk mendukung perekonomian daerah.

“Sebagai national flag carrier, kami menyadari sepenuhnya peran penerbangan dalam mendukung pertumbuhan pariwisata serta aktivitas ekonomi masyarakat melalui penyediaan angkutan udara yang terjangkau” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (28/2).

Dari pantauan JawaPos.com, harga tiket Garuda di beberapa perusahaan penyedia layanan pemesanan tiket secara daring masih cukup tinggi. Rute Padang-Jakarta untuk hari Selasa (5/3) mencapai Rp 1,5 juta lebih. Sedangkan rute Jakarta-Padang mencapai Rp 1,6 juta lebih. 

Editor : Yusuf Asyari

Reporter : Riki Chandra

Copy Editor :

Garuda Turun Harga 40 Persen, ASITA Sumbar: Padang-Jakarta Masih Mahal