alexametrics

Fahri Akhirnya Tertangkap di Rumah Mertuanya, Kakinya Bolong Ditembak

4 Maret 2019, 18:56:51 WIB

JawaPos.com – Kerja keras Polri mengungkap kasus perampokan disertai pelecehan seksual yang terjadi di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Mekar Sari, Balikpapan Tengah, Kalimantan Timur, akhirnya terbayar. Sabtu (2/3), Polres Balikpapan berhasil meringkus tersangka kasus perampokan sekaligus pelecehan ini. Dia adalah Fahri Ibnu Irawan, 35.

Kepada awak media, Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Fitra mengatakan, Fahri ditangkap di rumah mertuanya, Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat. “Tersangka kami amankan tiga hari setelah kejadian,” katanya di Mapolres Balikpapan, Senin (4/3), sebagaimana dikutip dari Prokal.co (Jawa Pos Group).

Petugas, lanjut Kapolres, sempat dibikin sibuk menghadapi pria yang tinggal di Jalan Gunung 4, Kelurahan Margo Mulyo, Balikpapan Barat itu. Pasalnya, saat akan ditangkap, Fahri melawan kepada petugas. Ia memberontak karena hendak kabur. Oleh karena itu, petugas terpaksa melumpuhkan betis kaki kanan Fahri dengan sebutir timah panas.

“Kami sempat memberi tembakan peringatan ke udara, namun tersangka tidak hiraukan, jadi kami lumpuhkan kakinya biar enggak kabur,” cerita perwira melati dua di pundak itu.

Setelah kaki kanannya ditembak, Fahri tak berkutik lagi. Dia pun dibawa petugas kepolisian ke rumahnya untuk menunjukan barang-barang hasil curiannya.

Namun alangkah terkejutnya petugas saat menggeledah rumah Fahri di Jalan Gunung Empat. Di sana petugas menemukan narkoba jenis sabu-sabu.

Wiwin menyebutkan, Fahri menggunakan hasil curiannya untuk membeli barang haram tersebut. Namun dia belum mau membeberkan lebih rinci soal temuan sabu-sabu. “Saat ini, penemuan narkoba ini telah ditangani Sat Narkoba. Jadi, kemungikinan akan ada penambahan pasal soal narkoba,” sebutnya.

Menurut Wiwin, Fahri mengakui bahwa ia melakukan perbuatan pelecehan terhadap SH, 35, pemilik rumah yang dirampok Fahri di Jalan RE Martadinata. Namun hal ini masih didalami kepolisian.

Sejauh ini polisi baru menjerat Fahri dengan Pasal 365 KHUP tentang Pencurian dan Kekerasan dengan ancaman hukuman di atas 9 tahun penjara. Tidak menutup kemungkinan, ke depannya Fahri bakal mendapatkan pasal berlapis.

“Memang korban melakukan perbuatan cabul kepada korban. Namun hal ini masih perlu kami dalami lagi karena harus ada bukti-bukti yang kuat. Jadi, sementara kami kenakan Pasal 365 dulu,” tegasnya.

Editor : Fadhil Al Birra

Copy Editor : Fersita Felicia Facette



Close Ads
Fahri Akhirnya Tertangkap di Rumah Mertuanya, Kakinya Bolong Ditembak