JawaPos Radar

Ingin Raup Untung Besar, Sabu Dicampur Tawas

04/03/2016, 22:30 WIB | Editor: admin
Ingin Raup Untung Besar, Sabu Dicampur Tawas
AS bersama barang bukti Sabu, hasis, ekstasi dan tawas (Doc. jawapos.com)
Share this image

JawaPos.com - Ini baru namanya setannya setan. Sudah berbisnis barang haram, narkoba jenis sabu yang dijualnya juga ditambakan dengan bahan palsu yakni tawas.

Ini terungkap setelah Ditnarkoba Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil menangkap AS (35) warga Kelurahan Punia, Mataram yang diduga merupakan pengedar narkoba jaringan Senggigi.

Tersangka tertangkap disebuah kos-kosan di Jalan Raya Teloke Tengah, Batulayar, Lobar Selasa malam (2/3). Barang bukti narkoba yang didapati berupa sabu seberat 4 gram, hasis seberat 10,29 gram, dan ekstasi enam butir.

Selain itu, diamankan juga satu buah bong, satu bal plastik klip berisi seribu lembar, timbangan elektronik, empat korek api gas, satu dompet, uang sejumlah Rp 4.732.000, dan sepeda motor Mio bernopol DR 4732 BM.

"Ada satu orang (yang ditangkap) yang diduga pengedar, inisialnya AS," kata Kabidhumas Polda NTB Tri Budi Pangastuti sebagimana dilansir Lombok Pos (Grup Jawa Pos).

Ketika digerebek polisi mendapati pelaku sedang menimbang sabu dan mengemas dalam bentuk paketan. Saat itu, AS baru mengemas tiga paket sabu ukuran kecil dan besar.

"Saat penggeledahan kami temukan pula batu tawas seberat 2 kilogram," ungkapnya.

Sebelum dicokok, tersangka ini baru saja melakukan transaksi narkoba jenis sabu dengan pelanggannya. Bisnis haram pria pengangguran ini diendus polisi, sehingga kos-kosannya dikepung.

"Jadi dia ini pengedar narkoba di kawasan wisata Senggigi," ungkap Tri Budi.

Terkait batu tawas, polisi awalnya mengira sabu, tapi setelah dites ternyata bukan. Tri Budi menduga, tersangka menggunakan tawas untuk dicampur dengan sabu. Sebab, dua barang itu hampir mirip. Itu juga, sambung dia, diketahui dari hasil cek poketan sabu yang diamankan dari tangan tersangka.(arl/jlo/sad/JPG)

 

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up