alexametrics

Butuh Pertolongan, Dua Bocah di Nias Utara Alami Gizi Buruk

4 Februari 2019, 16:12:19 WIB

JawaPos.com – Aslina Ndururu, 35, tertunduk lemas. Sambil menggendong seorang anak berbadan kurus kering di pangkuannya. 

Bagaimana tidak sedih. Di tengah kesulitan ekonomi yang menderanya, Aslina harus dihadapkan kenyataan anaknya mengalami gizi buruk. 

Di pangkuannya ada AZ. Balita berusia empat tahun itu kulitnya pucat. Pipinya begitu kempot. Tak seperti bocah pada umumnya ketika berusia sama. Dia juga sulitt berjalan. Karena kakinya bengkok. 

Tak hanya AZ, anak perempuannya yang berinisial JZ juga bernasib sama. Wajah cantiknya tak terlihat lagi. Badannya begitu kurus kering. 

Saat ini mereka tinggal di kawasan Desa Maziaya, Kecamatan Lotu, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara. Hanya rumah berdinding papan tempat mereka berlindung dari hujan panas. 

Saat ini keduanya begitu membutuhkan uluran tangan dermawan. Faktor ekonomi jadi penyebab mereka tidak mendapat asupan makanan yang bernutrisi. 

“Sudah sejak lahir mereka gizi buruk,” kata Aslina, Senin (4/2). 

Saat ini AZ, beratnya hanya 4 Kg. Sementara JZ hanya 7 kilogram.

Aslina sempat ingin membawa anaknya ke rumah sakit. Namun sayangnya, keluarga mereka tak punya kartu BPJS. 

“Saya bekerja sebagai petani karet tidak bisa untuk membawa anak saya berobat bahkan makan juga pas-pasan,” ucapnya. 

Saat ini mereka membutuhkan uluran tangan dermawan. Mereka juga butuh perhatian pemerintah. 

“Saya berharap dapat perhatian dan pertolongan dari dermawan sehingga anak kami bisa  sehat dan normal seperti anak seusianya. Dan kami juga meminta pemerintah untuk membantu perobatan anaknya tersebut,” tandasnya. 

Editor : Yusuf Asyari

Reporter : prayugo utomo


Close Ads
Butuh Pertolongan, Dua Bocah di Nias Utara Alami Gizi Buruk