alexametrics

Dinkes Pastikan RS di Jakarta Lanjutkan Kerjasama BPJS Kesehatan

4 Januari 2019, 10:17:02 WIB

JawaPos.com – Sejumlah rumah sakit di beberapa daerah menghentikan kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Namun hal itu tidak terjadi di Jakarta.

Plt Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Chafifah mengatakan, rumah sakit di Jakarta yang sebelumnya bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, tidak ada yang menolak diperpanjang. Semua rumah sakit melanjutkan kerjasama tahun ini.

“Kebetulan di Jakarta yang sebelumnya sudah kerjasama dengan BPJS Kesehatan ya diteruskan,” kata Ani, kepada JawaPos.com, Jumat (4/1).

Bahkan, menurutnya sejumlah rumah sakit yang akan proses akreditasi juga direkomendasikan untuk tetap bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. “Jadi tidak ada yang menolak, kalau sebelumnya memang sudah bekerjasama,” ucapnya.

Ia menyebutkan ada lebih dari 180 rumah sakit yang kerjasama dengan BPJS Kesehatan, daro total 192 rumah sakit yang ada di Jakarta. Sementara itu, 98 persen warga Jakarta sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan.

“Angka itu sudah lebih dari target Universal Health Coverage (UHC) yakni 95 persen dari jumlah penduduknya,” ucapnya.

Seperti diketahui, sebanyak tiga rumah sakit yang ada di tiga lokasi yakni Solo, Sragen dan Wonogiri mulai tidak lagi melayani pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Rata-rata dari setiap rumah sakit melayani 400-500 pasien BPJS setiap harinya.

Dengan penghentian pelayanan ini, rumah sakit lain dipastikan akan mendapatkan limpahan pasien dari tiga rumah sakit tersebut. Tiga rumah sakit yang mulai menghentikan pelayanan bagi pasien BPJS diantaranya,  Rumah Sakit Umum Islam (RSUI) Kustati Solo, RS Amal Sehat Sragen dan juga RS Amal Sehat Wonogiri.

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : (ern/JPC)



Close Ads
Dinkes Pastikan RS di Jakarta Lanjutkan Kerjasama BPJS Kesehatan