alexametrics

Penyebar Hoax Soal Gempa Sulteng Ditangkap

3 Oktober 2018, 15:17:16 WIB

JawaPos.com – Aparat Ditreskrimsus Polda Kepulauan Riau (Kepri) berhasil mengamankan penyebar informasi hoax terkait gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng). Tersangka adalah Joni Afriadi, 38. Sebelumnya, dia menggunggah foto mayat perempuan yang bertuliskan ‘Mayat (Lili Ali) Yang Minta Gempa Kemarin’ di akun Facebook.

Dirkrimsus Polda Kepri Kombes Pol Rustam Mansur mengatakan, postingan pada (30/9) lalu itu telah menimbulkan keresahan di masyarakat. Tim Patroli Cyaber Polda Kepri kemudian melacak unggahan foto dan diketahui informasi tersebut tidak benar.

Joni Afriadi kemudian ditangkap di kediamannya kawasan Kecamatan Sekupang, Batam pada Selasa (2/10) kemarin. Tersangka dijerat pasal 14 ayat 2 dan/atau pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. “Postingannya meresahkan hingga menyebar ke masyarakat. Padahal itu tidak benar,” kata Rustam dalam jumpa pers di Mapolda Kepri, Rabu (3/10).

Polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Di antaranya Tarmizi yang merupakan pemilik teater Rumah Hitam di Sekupang. Polisi sekaligus berkoordinasi dengan akhli bahasa Indonesia, serta melakukan pendalaman terkait keterangan pelaku.

Seperti diketahui, kabar hoax yang beredar berisi gambar mayat yang meminta gempa telah menyebar sampai di grup-grup WahatApps di masyarakat. Padahal faktanya, gambar tersebut adalah kejadian di Pekanbaru, Riau.

Rustam menghimbau kepada masyarakat agar menjadikan kasus ini sebagai pelajaran. Jadikan media sosial sebagai wahana untuk berbagi informasi yang sehat dan bukan sebaliknya. Tersangka mengaku menyesali perbuatannya. Meskipun demikian, proses hukum tetap dijalankan.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : (bbi/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Penyebar Hoax Soal Gempa Sulteng Ditangkap