alexametrics

Gempa Sulteng, 2.736 Sekolah Rusak

3 Oktober 2018, 12:47:58 WIB

JawaPos.com – Sulawesi Tengah (Sulteng) diguncang gempa bumi berkekuatan 7,4 Skala Richter (SR) dan tsunami beberapa hari lalu. Bencana turut merusak infrastruktur pendidikan. Setidaknya ada 2.736 sekolah rusak yang berdampak pada 20 ribu guru dan 100 ribu murid.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, kerusakan bangunan sekolah beragam. Ada yang rusak ringan, sedang hingga berat.

“(Kerusakan sekolah ada) Di Donggala dan Palu, tapi yang paling banyak di Sigi. Sabtu (6/10) saya akan ke sana untuk mengecek langsung di lapangan,” kata Muhadjir usai menghadiri Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia 2018 di Sahid J-Walk Mall, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ), Rabu (3/10).

Kemendikbud juga menerima laporan adanya karyawan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) yang meninggal. “Sudah ada laporan meninggal, tapi belum final. Karyawan LPMP yang sudah ketahuan meninggal ada satu orang,” ucap Muhadjir.

Dalam penanganannya, semua kementerian melakukan koordinasi di bawah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Namun karena saat ini masih dalam keadaan darurat, Kemendikbud juga akan mengambil alih. “Kemendikbud juga akan memberi semacam bantuan,” tegas Muhadjir.

Dalam gempa Sulteng, BNPB merilis setidaknya 1.234 orang tewas. Korban tersebar di Kota Palu, Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong. Hingga kini juga masih ada korban yang tertimbun bangunan serta korban hilang. Serta puluhan ribu warga mengungsi.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : (dho/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Gempa Sulteng, 2.736 Sekolah Rusak