alexametrics

Dua Jambret Ketangkap Basah Saat Asik Bersama Pacar di Hotel

3 September 2018, 19:49:40 WIB

JawaPos.com – Polsek Bukitraya Kota Pekanbaru membekuk dua jambret yang tergolong masih belia. Keduanya adalah Fadil, 21; dan BP, 17. Mereka telah melakoni aksinya di 21 TKP berbeda.

Kapolsek Bukitraya Kompol Pribadi menjelaskan, kedua tersangka ditangkap di sebuah hotel di Jalan Sudirman, Pekanbaru, Mereka ditangkap di kamar hotel dengan pasarnya masing-masing. “Saat kami tangkap, mereka bersama cewek-ceweknya. Kalau pengakuan mereka uang itu untuk sehari-hari. Tapi kan bisa jadi uang itu untuk narkoba dan senang-senang. Ya mereka mana mau ngaku,” terang Pribadi, Senin (3/9)

Saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti lain yang telah digasak kedua tersangka. Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa satu unit sepeda moto, beberapa unit handphone, pakaian masing-masing tersangka, helm dan topi. “Kami masih mencari barang bukti lainnya. Agak sulit karena mereka menjualnya di PJBO. Namun kami tetap berupaya maksimal,” tegas perwira polisi dengan satu melati di pundak itu.

Kedua tersangka biasa menyasar perempuan. Di antara puluhan korbannya, hanya ada satu korban yang terluka. Yakni Santi Oktavia, 24 bersama anaknya yang masih berusia 1 tahun 8 bulan.

Saat ditanya, Fadil berdalih bahwa latar belakang keluarga yang broken home jadi salah satu alasan untuk nekat menjadi bandit jalanan. Orang tua Fadil sudah berpisah sejak dirinya berumur 4 tahun. “Sudah sejak kecil pisahnya. Saya asal Tapanuli Selatan. Mamak di Payakumbuh. Disini tinggal dengan kakak dan abang ipar,” bebernya kepada JawaPos.com.

Sedangkan BP mengungkapkan, ayahnya saat ini tengah mendekam di dalam Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas IIA Pekanbaru. “Ayah di dalam LP. Kena kasus narkoba,” akunya.

Kedua tersangka berkenalan di sebuah warung internet (warnet) di daerah Kulim, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, awal tahun 2018 lalu. Dari sana, pertemanan mereka mengarah ke hal-hal negatif. Keduanya kemudian sepakat untuk melancarkan penjambretan. “Awalnya main di warnet. Di sana dengar cerita dari kawan tentang jambret itu. Terus kami coba berdua, kami memang selalu main berdua terus, nggak ada sama yang lain karena takut ketahuan,” tambah BP.

Mereka berhasil pada aksi pertamanya. Setelah itu mereka ketagihan mengulangi kejahatannya. Jika berhasil, mereka menjual hasil kejahatan ke situs Pekanbaru Jual Beli Online (PJBO). “Pakai akun palsu. Nanti jumpanya di tengah jalan. Pernah barang terjual sampai Rp 2 juta,” kata Fadil.

Uang itu, lanjut Fadil, digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Seperti membeli pakaian, makanan, main warnet dan bersenang-senang. Bahkan dia juga berani menghabiskan uang kejahatan untuk berfoya-fota dengan pacarnya. “Ya sesekali pernah karaoke. Sekali seminggu tiap malam Minggu bawa cewek ke hotel,” sebutnya.

Editor : Dida Tenola

Reporter : (ica/JPC)

Dua Jambret Ketangkap Basah Saat Asik Bersama Pacar di Hotel