JawaPos Radar

Minyak Dunia Stabil, Galangan Kapal Berharap

03/08/2017, 01:00 WIB | Editor: Ilham Safutra
Minyak Dunia Stabil, Galangan Kapal Berharap
Ilustrasi (Dok. Batam Pos/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pelaku industri galangan kapal seakan mendapatkan angin segar. Kenaikan harga minyak dunia dan batubara membuat secuil harapan.

"Stabilnya harga minyak dunia yakni di angka rata-rata 45 hingga 50 dolar Amerika membuat tender proyek minyak dan gas akan dibuka kembali," kata Direktur Small Medium Enterprise, Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Batam, Irfan Widyasa, seperti dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group).

Selain harga minyak dunia, kini harga batubara dunia juga mulai stabil di angka 75 dolar Amerika per ton. Kenaikan ini cukup menggembirakan setelah sebelumnya jatuh di bawah 60 dolar Amerika per ton. "Hal itu ditandai oleh meningkatnya penyewaan alat berat full booked hingga akhir 2017 hingga 350 persen," terangnya.

Faktor lain yang menjadi angin segar bagi industri galangan kapal yakni dilonggarkannya keran ekspor mineral mentah. Namun tentu saja kebijakan tersebut diikuti tiga ketentuan.

"Pertama mengubah izin jadi pertambangan khusus, kedua harus bangun smelter dalam lima tahun dan ketiga difestasi saham hingga 51 persen untuk negara dalam 10 tahun," jelasnya.

Divestasi saham adalah pengurangan beberapa jenis aset baik dalam bentuk finansial atau barang. Dapat juga disebut penjualan dari bisnis yang dimiliki perusahaan. Divestasi adalah kebalikan investasi pada aset baru.

Irfan mengatakan geliat kebangkitan itu mulai terasa karena perusahaan besar seperti Profab dan Mcdermott sudah mulai dapat order baru. Menanggapi hal ini, Sekretaris Batam Shipyard Offshore Association (BSOA), Suri Teo mengatakan kondisi shipyard di Batam saat ini belum menunjukkan perubahan. "Kondisinya masih sama seperti sebelumnya. Belum ada tanda-tanda," katanya.

Dia memrediksi kondisi ini akan bertahan hingga akhir tahun."Tahun depan mudah-mudahan ada perubahan," harapnya.

(iil/jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up