alexametrics

Pelihara Ikan Arapaima, Siap-siap Didenda Rp 2 Miliar

3 Juli 2018, 21:17:52 WIB

JawaPos.com – Penemuan Ikan Arapaima Gigas di Sungai Brantas, Jawa Timur yang sempat menghebohkan masyarakat beberapa lalu, ternyata masuk dalam kategori ikan berbahaya dan ikan pendatang ilegal.

Kepala BKIPM Klas II Cirebon, Obing Hobir As’ari mengatakan, sesuai dengan Permen KP Nomor 41/2014 tentang larangan pemasukan jenis ikan berbahaya dari luar negeri dan UU Nomor 45/2009 tentang perikanan, Ikan Arapaima Gigas merupakan ikan pendatang ilegal dan tidak layak untuk dipelihara, apalagi dibudidayakan.

Sejak 2014 lalu, ikan jenis predator tersebut dilarang masuk ke Indonesia. Obing menyebutkan, dalam aturan tersebut diatur, bagi siapa saja yang memelihara, membudidayakan, atau melepaskan ikan predator itu akan mendapatkan ancaman enam tahun penjara dan denda sebesar Rp 2 miliar.

“Kami berharap tidak ada warga yang memelihara ikan predator Arapaima di Cirebon dan sekitarnya. Kalau pun ada, segera serahkan kepada kami. Karena ikan itu termasuk ikan yang tidak boleh dibudidayakan,” ujar Obing usai sosialisasi di kantor BKIPM Kelas II Cirebon, Jalan Raya Cideng, Kabupaten Cirebon, Selasa (3/7).

Dikatakannya, 2015 hingga sampai saat ini, dirinya belum menemukan adanya ikan berbahaya yang dilepas di alam liar di wilayah kerjanya. Bahkan, setiap tahun BKIPM rutin memetakan di masing-masing daerah yang memelihara ikan berbahaya.
Obing mengatakan, posko penyerahan ikan berbahaya itu belum dipastikan akan diperpanjang atautidak. Hanya saja dirinya akan mengikuti instruksi dan arahan dari BKIPM pusat.

Disebutkan, untuk daerah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan sudah dipetakan. Hasilnya, ada sebagian warga yang memelihara ikan tersebut sebagai hobi.

“Apakah posko penyerahan ikan predator itu akan diperpanjang atau tidak, belum tahu pasti. Apakah ada operasi pemelihara ikan itu juga belum ada instruksi. Kami menunggu saja sesuai arahan dari pusat,” pungkasnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (wiw/JPC)

Pelihara Ikan Arapaima, Siap-siap Didenda Rp 2 Miliar