alexametrics

Pembentukan Pansus Pemilihan Wagub DKI Berjalan Lambat

3 April 2019, 14:26:19 WIB

JawaPos.com – Proses pemilihan calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta memang menempuh proses yang cukup panjang. Saat ini, DPRD DKI Jakarta tengah melakukan pembentukan panitia khusus (pansus).

Walau telah dirembukkan sejak Februari lalu, namun hingga kini anggota pansus belum terbentuk. Sebab dari sembilan fraksi baru tiga fraksi yang mengirimkan nama untuk diajukan menjadi anggota pansus pemilihan wagub ini.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI Jakarta Muhammad Yuliadi menyatakan, memang baru tiga fraksi yang menyetor nama. Diantaranya Nasdem, Hanura, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Nasdem itu Bestari sudah jelas, PKS ada pak Suhaimi, Hanura Pak Ongen,” ucap Yuliadi, saat dikonfirmasi Rabu (3/4).

Proses pengumpulan nama dari fraksi-fraksi bisa saja memperlambat proses. Diperkirakan prosesnya akan melewati Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Namun Yuliadi tidak sependapat.

Ia mengatakan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edy Marsudi pun turun tangan. Prasetio mendesak agar enam fraksi lainnya segera menyerahkan nama. Sehingga, Pansus dapat segera terbentuk dan dilanjutkan ke tahap panitia seleksi (Pansel)

“Pak ketua sifatnya kan sudah bikin surat, tinggal dari fraksi untuk percepatan usulan,” ucap Yuliadi.

Sebagai informasi, Pansus akan diisi maksimal 25 orang dengan pembagian sesuai jumlah kursi tiap fraksi. Total keseluruhan anggota DPRD DKI Jakarta untuk periode 2014-2019 sebanyak 106 kursi anggota dari 10 partai politik.

Namun untuk diketahui, jumlah fraksi di DPRD DKI Jakarta ada 9 dari 10 partai politik. Sebab, Partai Amanat Nasional dan Partai Demokrat dijadikan satu fraksi karena kursinya paling sedikit.

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : Reyn Gloria


Close Ads