alexametrics

Biasa Saling Silaturahmi, Machfud Arifin Kenang Humble-nya Gus Sholah

3 Februari 2020, 23:20:06 WIB

JawaPos.com – K.H Salahuddin Wahid meninggal pada Minggu (2/2) malam. Kepergiannya tokoh yang akrab disapa Gus Sholah itu meninggalkan duka bagi banyak orang. Tidak terkecuali Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin. Sebab, mantan Kapolda Jatim itu sering ke Pondok Pesantren Tebuireng Jombang yang diasuh oleh Gus Sholah.

Machfud ingat betul, mereka saling bersilaturahmi. Saat masih menjadi Kapolda Jatim, Gus Sholah juga kerap mengunjunginya. Begitu juga sebaliknya, kalau ada waktu, giliran Machfud sowan ke Tebuireng. ’’Kami sering saling silaturahmi,’’ ujar Machfud dalam keterangan persnya usai ikut mengantar jenazah Gus Sholah ke pemakaman di Jombang, Senin (3/2).

Dia lantas membagikan berbagai kenangan bersama Gus Sholah. Mulai dari keramahan, hingga kebiasaannya berbagi wawasan. Seperti saat dia berkunjung ke Jombang, Gus Sholah dan istri yakni Nyai Farida selalu menerima dengan tangan terbuka. Machfud lihat sendiri, sikap itu tidak hanya untuknya. Tetapi siapapun.

“Saya merasakan betul humble-nya beliau berdua. Saya terkesan dengan keramahan beliau berdua dalam menerima tamu, siapapun itu,” kata Machfud Arifin.

Machfud mengaku selalu diajak makan bersama ketika sowan ke Gus Sholah. Di meja makan itu, tak ada kesan formal. Gus Sholah dan Bu Nyai mengajak makan Machfud seperti sedang bersama adiknya sendiri.

Selain itu, yang membuat Machfud senang silaturahmi adalah mudahnya Gus Sholah dalam berbagi wawasan. Katanya, Gus Sholah senang berdiskusi dengan siapapun. “Beliau itu wawasannya luas. Wawasannya soal kebangsaan sangat luar biasa,” ucapnya.

Machfud mengaku sempat membesuk Gus Sholah ketika terbaring sakit. “Saya dan seluruh bangsa Indonesia pasti berduka dengan meninggalnya Gus Sholah. Kita semua kehilangan sosok guru bangsa,” tutupnya.

Editor : Dhimas Ginanjar



Close Ads