alexametrics

Operasi Pencarian Kapal Pengangkut Semen di Riau Dihentikan

3 Februari 2019, 14:37:24 WIB

JawaPos.com – Operasi pencarian kapal pengangkut semen yang tenggelam di perairan Bengkalis, Riau, dihentikan di hari ketujuh. Sebab, hingga Sabtu (2/2), petugas gabungan dari Basarnas Pekanbaru, BPBD Bengkalis, Polri dan lainnya belum menemukan titik terang keberadaan korban Dasril maupun bangkai kapal itu.

Kepala Kantor SAR Pekanbaru Gede Darmada mengatakan, operasi pencarian dihentikan di hari ketujuh. “Kita usulkan ke kantor pusat untuk menghentikan pencarian. Karena sampai saat ini, tanda-tanda (keberadaan) korban tidak kita temukan,” kata dia, Minggu (3/2).

Meski begitu kata Gede, jika nanti ada tanda-tanda ditemukannya korban maka, tidak tertutup kemungkinan operasi pencarian akan dilanjutkan kembali. “Penyisiran selama 7 hari belakangan ini masih dilakukan di permukaan laut saja,” sebutnya.

Pencarian dilakukan hingga radius tertentu, dari titik koordinat terakhir yang diinformasikan oleh kapten kapal yang selamat. Dalam pencarian ini kata Gede, tim SAR tidak melakukan penyelaman. Karena lokasi pasti kapal, tidak diketahui. “Beberapa kendala yang ditemukan di lapangan, seperti cuaca, ombak dan angin,” terangnya.

Untuk perbantuan dalam pencarian korban, nelayan setempat juga dilibatkan. “Kami imbau sambil berlayar sambil memperhatikan. Lalu kapal-kapal yang melintas juga, kalau ada yang menemukan korban supaya menginformasikan ke kita. Tapi sejauh ini belum ada laporan,” imbuhnya.

Sebelumnya, kapal kargo Dharma Bahari Sumekar (DBS) 02 GT 353 milik PT Asia Samudera Hokindo tenggelam, Minggu (27/1) dini hari. Dalam insiden ini, Dasril selaku Kepala Kamar Mesin (KKM) dinyatakan hilang dan hingga kini belum ditemukan. Selain itu, sebanyak 14 ribu sak semen yang diangkut kapal juga ikut terbenam.

Saat itu, di dalam kapal ada 10 orang. Namun 9 lainnya berhasil selamat dengan meminta bantuan nelayan dan menggunakan life jacket saat terhempas ombak. 

Mereka yang berhasil selamat adalah Yaitu, Fujianto selaku Mualim 1, Hardiana Adi Jaya selaku Mualim II, Iwan selaku anak buah kapal dan Ismail saudara crew.

Empat orang ini selamat setelah dievakuasi oleh kapal TB Marlin. Kemudian dipindahkan ke KN 218. Selanjutnya, 3 orang kembali ditemukan selamat yaitu Haris selaku kapten kapal, Mulidi Saputra Pasaribu selaku ABK, Wiyo selaku Masinis III. 

Terakhir, 2 lainnya yaitu Bahtiar selaku Masinis III, Budi Santoso selaku oiler berhasil selamat dari insiden tersebut dan ditemukan oleh warga sekitar pukul 15.13 WIB. Lokasinya di bibir pantai berjarak 6,7 mil dari lokasi kejadian. 

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Virda Elisya



Close Ads
Operasi Pencarian Kapal Pengangkut Semen di Riau Dihentikan